Mahasiswa Asing Kenalkan Pendidikan Modern


MALANG - Sebanyak tujuh mahasiswa asing akan melaksanakan project sosial bersama AIESEC UMM. Mereka berasal dari China, India, dan Bangladesh hadir dalam Exchange Participants Welcoming Gathering yang dilaksanan oleh AIESEC UMM di Aula BAU UMM, Kamis (1/2). Projek sosial tersebut yakni Dream School Project dan E-Volution Project.
"Dua projek ini kolaborasi, jadi kita waktu menyusun projek ini tidak mau hanya memberi pengalaman mengajar ke exchange participants-nya tapi juga pengalaman lain dalam membangun usaha masyarakat lokal," ungkap Vice President AIESEC UMM Dian Kresnawan dirilis Humas UMM.
Menurut Dian, Dream School Project merupakan projek sosial yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru dan siswa di daerah pinggiran Malang Raya terhadap kemajuan pendidikan era modern dan sekaligus mendukung SDGs poin ke empat.
“Kalau untuk Dream School Project tujuannya meningkatkan pengetahuan berinovasi dan berkreasi dengan kurikulum yang ada kepada guru,” jelas mahasiswa Dian.
Short goalsnya, sekolah punya satu dua hal lain yang dikembangkan dari kurikulum yang sudah ada di sekolah tersebut.
Sementara itu, E-Volution Project juga merupakan projek sosial yang fokus untuk membantu pelaku  Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam membangun daya saing dan inovasi baru pada produk UKM yang mereka produksi.
Dua project besar AIESEC UMM ini bekerja sama dengan beberapa pihak diantaranya SD Tlogomas 2, SD Cemorokandang, SMP Cemorokandang, MI Al-Huda, MTS Al-Huda, serta Paguyuban UKM Amazing Malang Raya.
Dua project ini direncanakan akan berlangsung selama enam minggu. Selain menerima mahasiswa asing dari beberapa negara, AIESEC UMM melalui program exchange students juga memberangkatkan 20 mahasiswa Indonesia ke beberapa negara diantaranya Turkey, Ukraine, Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Srilanka. (oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...