Akun Kemdikbud Diserbu Protes Soal Zonasi, PPDB SMA Ditangguhkan


MALANG - Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK di Jawa Timur ditangguhkan sementara, Rabu (19/6) petang. Penangguhan karena banyaknya protes, terkait sistem zonasi dalam pendaftaran PPDB. Padahal sesuai dengan juknis PPDB SMA, pendaftaran seharusnya bisa dilakukan dalam kurun waktu mulai 17 hingga 20 Juni.
Laman resmi pendaftaran PPDB jalur zonasi secara online ditutup mulai pukul 16.00 WIB. Menurut pantauan Malang Post hingga pukul 20.00 WIB, muncul keterangan ‘Proses zonasi ditangguhkan. Sistem sedang dalam proses sinkronisasi’. Kemudian setelah pukul 20.00 WIB, keterangan pada laman tersebut berganti keterangan ‘Proses PPDB Ditangguhkan, Sedang Dilakukan Sinkronisasi’.
Penangguhan PPDB untuk seluruh Kota dan Kabupaten di Jawa Timur itu disebut berlaku sementara saja. Menurut Kepala Cabang Pendidikan Provinsi Jatim Kota Malang dan Batu Dra, Ema Sumiarti, M.Si hal tersebut merupakan keputusan Plt Kadindik Jatim Hudiyono, sambil berkonsultasi dengan Kemdikbud.
“Masih menunggu koordinasi (Dindik Provinsi Jatim, Red) dengan kementerian malam ini (Tadi malam, Red), kalau (PPDB) diubah ya berarti harus merevisi Permendikbud, kita tunggu hasil rapatnya,” pungkas Ema ketika dihubungi Malang Post.
Menurut Ema, para calon peserta didik yang sudah mendaftar PPDB jalur zonasi secara online sebelumnya, dipastikan datanya sudah tersimpan. Kemudian bagi yang belum mendaftar, kemungkinan bisa mendaftar pada Kamis (20/6) setelah laman selesai disinkronkan.
"Tenang keputusannya (Dindik Provinsi Jatim dan Kemdikbud) malam ini, jadi siswa yang belum daftar besok pagi bisa daftar secara online," ujar Ema
Sementara itu, keputusan dari Plt Kadindik Jatim tersebut disebabkan setelah adanya pertemuan dengan para wali murid di Surabaya di Gedung Negara Grahadi (19/6). Disebutkan para wali murid tersebut menyampaikan agar sistem zonasi dievaluasi. Bahkan ada yang meminta untuk dihapuskan karena tidak adil dan bisa menghancurkan semangat belajar para siswa.

Protes Zonasi di Sejumlah Provinsi
Sementara itu, tak hanya demonstrasi langsung, persoalan zonasi juga ramai di media sosial. Korbannya Akun Instagram Kemdikbud. Akun resmi instagram Kemdikbud diserbu oleh netizen hingga Rabu (19/6) malam. Netizen menyerbu postingan terkahir dari akun Kemdikbud yakni pada Selasa (18/6) yang bahkan tidak berkaitan dengan PPDB.
"Hapus sistem zonasi pak, gara gara zonasi saya nggak bisa sekolah negeri yang selama ini saya impikan dan usahakan mati-matian," kata akun @azhariaghnib.

Berita Lainnya :