Drum Band TK Islam Sabilillah Borong 13 Trophy


MALANG - Drum Band TK Islam Sabilillah, Gema Suara Sabilillah tampil luar biasa di dua even yang diikuti. Drum Band yang dilatih pelatih Makrus Ali (Drum Mayor), Faiz Zidni (Perkusi) dan Feri (CG) ini menjadi juara umum di Mall Dinoyo City Drum Band Concert Competition TK se Malang Raya, Februari lalu. Di even ini, drum band TK Islam Sabilillah meraih trophy kategori The Best Parananda 1, The Best Colour Guard dan The Best Supporter.
Setelah tampil di Mall Dinoyo Concert Competition, Gema Suara Sabilillah tampil di KDS Competition se Jawa Timur di GOR Ken Arok, 20-21 April. Hasilnya pun cukup membanggakan. Sebanyak 13 trophy berhasil dibawa pulang oleh sekolah yang terletak di Jalan A. Yani No.15, Blimbing, Kota Malang ini.
“Alhamdulillah penampilan anak-anak sangat luar biasa. Mereka sudah merasa punya tanggung jawab dan sudah memberikan yang terbaik. Padahal waktu latihan terlihat kurang semangat, mungkin karena kecapekan,” tegas Tarastanti, salah satu orang tua wali siswa kepada Malang Post.
Di penampilan di GOR Ken Arok, para orang tua siswa memberikan dukungan yang maksimal ke anak-anaknya. Mulai persiapan hingga pelaksanaanya, wali siswa bahu-membahu menyukseskan penampilan anak-anak. Termasuk mempersiapkan semua perlengkapan yang akan digunakan lomba.
Selain itu, orang tua siswa selalu memberikan support ketika Gema Suara Sabilillah tampil. Tidak hanya ibu-ibunya saja, bapak-bapaknya memberikan support dari tribun. Bahkan ketika tampil di Mall Dinoyo Concert Competition, orang tua wali siswa yang menjadi supporter terpilih sebagai The Best Supporter.
Gema Suara Sabilillah ini dimainkan 74 anak TK kelas B atau nol besar. Field Commandernya Alisha Putri Purnama Hari, Drum Mayor atau Mayoret 1  Azzam Bisma Bhagaskara  dan Drum Mayor atau mayoret 2 Ailsa Syifa Anniswa dan dibina oleh Teacher Nufrida Desi Sulistyowati, S.Pd.
Untuk menghadapi dua even itu, selama berberapa bulan mereka menjalani latihan baik di ruangan kelas maupun di luar seperti di halaman Masjid Sabilillah maupun di SM Futsal. Latihan digelar pagi hari atau siang hari jelang pulang sekolah.
Menurut Tarastanti keterlibatan orang tua di dalam kegiatan drum band anak-anak ini memang sangat-sangat diperlukan. Hal ini dikarenakan banyaknya formasi yang harus dihafal oleh anak-anak dan jumlah guru dan pelatih yang terbatas.
“Partisipasi orangtua merupakan tingkat kerjasama yang lebih luas dan lebih tinggi tingkatannya. Orang tua dan sekolah duduk bersama untuk membicarakan berbagai program drum band dan lomba yang diikuti,” tambahnya.
Menurutnya, semua saling membantu satu sama lain demi suksesnya lomba drum band Gema Swara Sabilillah.
“Di TK Sabilillah antara guru, orang tua, pelatih, satpam, petugas kebersihan dan bahkan sopir antar jemput anak-anak selalu bekerjasama  dan mereka mempunyai peran masing-masing. MOS dan paguyuban juga selalu erat selama pelaksanaan latihan dan lomba,” tegasnya.
Menurutnya, hadiah juara yang diraih anak-anak ini dipersembahkan untuk Keluarga Besar Sabilillah. “Mulai anak-anak, teacher, orang tua, pak satpam. Karena ini merupakan kemenangan kita bersama, hadiah dari anak-anak yang hebat ini untuk keluarga besar TK Islam Sabilillah,” pungkasnya. (jon/sir)

Berita Terkait

Berita Lainnya :