Gandeng Industri, SMK PGRI 3 Malang Makin Hebat


MALANG - Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan RI, Hamid Muhammad, M.Sc,Ph.D, melaunching program kelas industri di SMK PGRI 3 Malang. Ada empat kelas industri baru yang diresmikan, Sabtu (13/4).
Turut hadir dalam acara itu para Direktur Pendidikan SD, SMP, SMA, SMK Dinas Pendidikan Jawa Timur serta para Direksi dan Manajemen industri mitra SMK PGRI 3 Malang.
Beberapa kelas industri yang dilaunching saat itu, antara lain industri baru Yamaha Musical Products Indonesia (YMPI Class), Soft Launching Training Center SOLID WORK, Soft Launching IT Clinic AXIOO Jawa Timur, Soft Launching 3D dan Arduino Class Acceleration. Selain itu juga ada penandatanganan MOU Teaching Factory dengan CV Najwa Electrical Engineering.
Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan RI, Hamid Muhammad, M.Sc., Ph.D, turut mengapresiasi prestasi SMK PGRI 3 Malang yang dinilainya banyak kemajuan dicapai. “SMK PGRI 3 Malang, sangat perlu dicontoh SMK lainnya,” ucap Hamid.
Ia juga mengatakan, solusi angka pengangguran tinggi menjadikan pemerintah meluncurkan beberapa program, salah satunya revitalisasi SMK. “Revitalisasi dilakukan secara bertahap sebagai upaya siswa bisa berwirausaha,” ucapnya.
Revitalisasi  perlu dilakukan di beberapa bidang, antara lain kurikukum, SDM Guru, Infrastruktur dan  kompetensi siswa. “Kurikulum harus terus disesuaikan dengan kemajuan industri. Karena perubahan merupakan keniscayaan, maka sekolah harus menyesuaikan,” tegasnya.
Kepala SMK PGRI 3 Malang, Lukman Hakim, S.T  menegaskan, dibukanya kelas industri dengan beberapa program inovasi merupakan buktikan SMK PGRI 3 Malang sangat serius memberikan pendidikan dan pembinaan kepada siswanya. Melalui program kelas industri ini, SMK PGRI 3 yang dicanangkan sebagai SMK Swasta Unggulan di Jawa Timur, siap dengan terobosan-terobosan baru yang hebat. “Semua kelas industri kami kelola dengan manajemen bagus,” ucapnya.
Launching kelas industri berikut penandatangan kerjasama dengan pihak industri dilaksanakan di hadapan Dirjen Dikdasmen Kementerian RI. Agenda ini termasuk besar yang digelar sukses SMK PGRI 3 Malang. “Lulusan SMK PGRI 3 harus siap kerja. Ini sebagai jawaban bahwa lulusan kami tidak menganggur,” katanya.
Oleh karena itu, SMK PGRI 3 Malang selalu mengedepankan kompetensi dan kualitas SDM guru dan sarana pendidikan. Dengan tujuan mampu mencetak lulusan yang hebat, kreatif dan inovatif. Lukman berharap SMK PGRI 3 dapat mewakili serta mempresentasikan sebagai SMK maju dan berkualitas di Indonesia. “Kita harus bisa memproses semua itu untuk menghadapi revolusi industri 4.0,” tegasnya.
Ketua YPLP Dasmen PGRI Jawa Timur, Drs. Sugianto, mengapresiasi kemajuan dicapai SMK PGRI 3 Malang. Ia mengatakan, tidak banyak SMK seperti SMK PGRI 3 dengan segala prestasinya. “Memang kompetensi dan kreatifitas Kepala Sekolah sangat menentukan,” kata dia.
Kepala Bidang PSMK Dinas Pendidikan Jawa Timur, Dr. Suhartono, M.Pd  berharap, SMK PGRI 3 sebagai SMK Swasta unggulan bisa menjadi sekolah pengampuh bagi SMK lain. Menurutnya, terobosan yang dilakukan SMK PGRI 3 dalam menjalin komunikasi dan kerjasama dengan industri, merupakan bentuk inovasi patut ditiru. “Selamat untuk SMK PGRI 3 yang sukses menjalin kerjasama dengan membuka kelas industri baru, semoga menjadi motivasi bagi SMK lainnya,” ungkapnya. (imm/adv/feb)

Berita Terkait

Berita Lainnya :