Hebat! Semua Siswa Raih Penghargaan


MALANG - Acara Purnawiyata siswa kelas VI SDIT Ahmad Yani bertabur prestasi. Di akhir acara, Waka Kurikulum M. Muflihun YR. M. Pd, membacakan nama siswa-siswi berprestasi dari berbagai bidang.
Uniknya, semua lulusan mendapatkan penghargaan berupa sertifikat. Artinya, semua siswa kelas VI SDIT Ahmad Yani memiliki potensi yang patut diapresiasi. Diantaranya prestasi dengan kategori akademik, non akademik dan karakter.

Seperti modeling, football, tahfidz dan tartil quran. Ada juga prestasi siswa kategori terdisiplin, demokratis, cinta olahraga, cinta seni, cinta lingkungan,  peduli sesama,  pandai bergaul, solidaritas dan lain sebagainya. 
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada lulusan dengan nilai USBN dan USBD tertinggi. Dan juga kepada lulusan dengan perolehan nilai tertinggi dari setiap mapel yang diujikan. “Reward ini kami berikan kepada mereka yang telah berusaha selama menempuh studinya, termasuk orang tua yang telah mengantarkan anaknya berprestasi,” ucapnya.
Muflih menerangkan, penghargaan tersebut tidak lain bertujuan agar siswa semakin termotivasi untuk terus meningkatkan prestasinya di masa yang akan datang. “Selamat buat ananda yang berprestasi dan bagi yang belum jangan berkecil hati kesempatan ke depan masih terbuka lebar,” imbuhnya. 
Acara purnawiyata SDIT Ahmad Yani yang digelar di Regent Park hotel ini dihadiri Ketua Yayasan masjid Jenderal Ahmad Yani, Pengurus Komite dan YDSF Kota Malang. Acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan siswa. Seperti seni tari tradisional, pantomim dan puisi. 

Ketua Komite, Wibi Riawan, M.Si mengungkapkan rasa bahagianya bisa menghadiri acara purnawiyata sebagai puncak pendidikan siswa di SDIT ahmad Yani.
Ia mengatakan satu proses pendidikan telah dilalui siswa-siswi kelas VI. Sebagai satu langkah untuk menuju masa depan yang penuh tantangan. “Terimakasih banyak kepada guru-guru atas segala upaya yang dilakukan selama ini. Semoga ilmu dan pengalaman siswa dapat menjadi pijakan yang kuat untuk bisa meniti masa depan yang lebih tinggi,” ungkapnya. 

Dalam kesempatan tersebut Wibi selaku
komite menilai proses pendidikan di SDIT Ahmad Yani telah berjalan sebagaimana mestinya. Namun evaluasi tetap perlu dilakukan untuk meningkatkan prestasi ke depannya. “Kami merasa puas dengan proses pendidikan yang bagus di SDIT Ahmad Yani,” imbuhnya. 
Komite sendiri akan melakukan langkah visioner sehingga sekolah lebih dikenal dan diminati oleh masyarakat.  Oleh karenanya, para guru diharapkan bisa menerapkan pendidikan yang lebih variatif dan menunjang pada pembentukan karakter yang positif.  “Karena karakter yang positif akan membentuk jiwa yang berprestasi,” terangnya. (imm/)