Kekinian, Siswa Berperang di Mobile Legend


MALANG – HUT ke-73 Republik Indonesia, diperingati SMKN 10 Malang dengan menggelar lima lomba. Perlombaan diikuti oleh semua siswa kelas X hingga XII, Kamis (16/8) lalu. Di antaranya ada perlombaan tarik tambang, memancing, senam kreasi, PBB dan Multiplayer Online Battle Arena (MOBA), Mobile Legend.
Tentu adanya lomba Mobile Legend menjadi warna baru perayaan kemerdekaan tahun ini, lebih kekinian. Terlebih, game ini sangat digemari oleh kawula muda.
Lomba yang terbilang berbeda dari biasanya ini diikuti oleh 48 tim baik dari siswa, karyawan, hingga para alumni SMKN 10 Malang. Permainan ini dimainkan secara beregu dengan jumlah masing-masing tim sebanyak 5 orang.
Koordinator lomba Mobile Legend, Herwian Seno Mukti, mengungkapkan, para tim diberikan waktu selama 20 menit untuk menaklukkan lawan. Namun lantaran dilombakan secara beregu maka dibutuhkan kerja sama tim yang tinggi serta komunikasi yang baik antar anggota.
“Apabila ada miss communication antar tim bisa menimbulkan kekalahan, jadi poin penting pada lomba Mobile Legend ini mereka bisa tidak bekerja sama, saling komunikasi dan menyatukan misi untuk mencetak kemenangan,” ungkap Herwian.
Target pada permainan ini yakni menghancurkan tower lawan, lantaran apabila pertahanan paling depan hancur maka tim akan mudah dikalahkan. Meski memiliki waktu 20 menit, namun karena peserta lomba adalah penggemar Mobile Legend, maka bukan hal yang mudah untuk menaklukkan benteng musuh.
Permainan ini membutuhkan kerja sama dan kekompakan tim yang solid peserta lomba beberapa ada yang menaklukkan lawan dengan mudah. Untuk itu tim mana lebih dulu menghancurkan tower musuh maka secara telak regu tersebut dianggap menang tanpa harus menunggu waktu berakhir.
“Begitupun ketika dalam waktu 20 menit belum ada yang bisa menghancurkan tower utama, maka penentuan pemenang berdasarkan seberapa banyak tower tim tersebut yang masih tersisa. Selain itu juga bisa melihat dari skill mainnya mereka,” terang siswa berkacamata itu.
SMKN 10 Malang telah menyiapkan hadiah menarik untuk tiga tim terbaik yakni berupa uang tunai senilai Rp 500 ribu untuk juara I, Rp 400 ribu bagi juara II, dan juara III sebesar Rp 200 ribu. Selain untuk menyemarakkan peringatan HUT RI ke-73 tahun, lomba Mobile Legend juga dimaksudkan untuk memberikan wadah bagi mereka yang menggemari game ini. Sehingga kemampuan mengatur strategi semakin terasah sekaligus menciptakan kompetisi secara sehat.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Peringatan HUT RI ke-73 tahun SMKN 10 Malang, Ananto Widodo, S.Pd menambahkan, adanya lomba Mobile Legend yang baru ada di peringatan tahun ini juga didasari banyaknya siswa yang menggemari game ini dan terkadang lupa waktu serta kondisi.
“Jika waktu pelajaran berlangsung menyempatkan main game kan tidak baik, kenapa tidak kami wadahi saja sehingga ada nilai tambahnya terutama dalam komunikasi, meningkatkan rasa kerja sama dan gotong royong,” tegas Nanto, sapaan akrabnya.
Ia melanjutkan, yang berbeda lagi dari perayaan ke 73 tahun RI adalah kemeriahan siswa SMKN 10 Malang dalam mengikuti kelima lomba yang ada. Bila tahun-tahun sebelumnya terbilang sulit mendapatkan peserta hingga supporter namun tahun ini tanpa disuruh sudah memadati halaman sekolah.
“Bahkan semua pihak ikut terlibat mendukung, tidak hanya siswa saja. Kegiatan ini sebagai wujud kita dalam mengisi kemerdekaan karena jika kita harus perang tidak mungkin, jadi kami ambil semangat dan kebersamaannya,” tutupnya. (lin/ary)