Kiai Tholchah Baru Diharapkan Lahir di Unisma


MALANG - Pada momen hari raya Idul Fitri kali ini, Unisma berupaya memberikan apresiasi kepada jasa-jasa yang telah diberikan Prof. Dr. KH. Muhammad Tolchah Hasan yang merupakan salah satu pendiri Unisma yang juga Menteri Agama pada masa pemerintahan Gus Dur.
Sebelumnya melalui pertimbangan dari para petinggi Unisma yang diwujudkan dalam surat keputusan Rektor, bahwa hal tersebut perlu untuk diupayakan. Sehingga gedung bundar Unisma yang sebelumnya diberi nama gedung Al-Asy’ari secara resmi menjadi Auditorium Prof. Dr. KH. Muhammad Tolchah Hasan.
“Semoga setelah ini muncul sosok seperti Prof Tolchah di Unisma, yang memiliki sifat arif serta bijaksana,” kata Rektor Unisma Prof Dr Maskuri, M.Si pada sambutan momen halal bihalal, Rabu (12/6).
Menurutnya, almarhum merupakan tokoh yang berkontribusi besar terhadap perkembangan Unisma hingga menjadi salah satu Perguruan Tinggi Islam terbaik saat ini. Sejauh ini Kiai Tolchah juga merupakan sosok yang memberikan inspirasi kepada generasi penerus Unisma.
“Ia merupakan pemimpin yang menginspirasi, tipe pemimpin yang menaklukkan badai, pemimpin yang suka mengkader, dan suka orang lain untuk maju,” ungkap Maskuri.
Prof Tolchah juga dianggap sebagai sosok yang selalu memotivasi dan mengakomodir berbagai macam kepentingan sehingga dapat meminimalisir potensi konflik. Bahkan karena dedikasinya di bidang pendidikan Islam, ia mendapat julukan sebagai Ulama yang intelek.
Sementara itu, Sekretaris Dewan Pembina Unisma Dr. H. Mochtar Data, M.Pd menyampaikan bahwa sebelum tutup usia, Kiai Tolchah sempat memberikan pesan kepada para dewan pembina agar bisa menjadi sosok-sosok orang tua yang dapat membimbing berkembangnya Unisma ke arah yang lebih baik.
“Kiai Tolchach memberikan gambaran nasehat, bahwa sebagai Dewan Pembina harus bisa menjadi orang tua bagi segenap keluarga besar Unisma,” terangnya di hadapan seluruh civitas akademik dan juga para kolega Unisma pada momen Halalbihalal Idul Fitri tersebut.
Sebagai Dewan Pembina, Kiai Tolchah berpesan agar bisa memberikan contoh untuk bersikap husnuzon dan saling menghormati kepada siapa pun. Selain itu nasehatnya juga berkaitan dengan apresiasi terhadap prestasi-prestasi yang dihasilkan oleh generasi muda Unisma.
Upaya yang dilakukan oleh Unisma tentu mendapat sambutan baik dari keluarga Prof. Tolchah. Perwakilan keluarga besar yakni Dr. HRM Hardadi Airlangga SpPD menyampaikan ungkapan terima kasih dan berharap bisa terus bersama memperjuangkan kemajuan Unisma.
“Ini merupakan penghargaan luar biasa yang kami terima, semoga Allah membalas kebaikan dari Unisma,” ungkap Dr. Hardadi.
Lebih lanjut, pada kesempatan halalbihalal tersebut Unisma juga memberikan apresiasi kepada para dosen dan staff untuk berangkat Umroh. Sesuai dengan SK Rektor bahwa untuk memberikan penghargaan pada kontribusi pada para dosen dan staff, Unisma memilih setidaknya sepuluh di antara mereka untuk beribadah umroh. Berdasarkan anggaran periode 2019/2010, mereka ditetapkan berangkat beribadah dalam satu rombongan. (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :