Lima Pendaftar Lengkapi Berkas



MALANG – Pendaftaran Pemilihan Rektor (pilrek) Universitas Negeri Malang (UM) periode 2018-2022 ditutup, Jum'at (10/08). Terdata ada lima orang pendaftar yang sudah menyelesaikan berkas lengkap ke panitia. Kelima pendaftar itu, dua pendaftar berasal dari Fakultas Teknik yakni Dr Isnandar MT dan Dr Edi Sutaji MPd. Sedangkan tiga pendaftar berasal dari Fakultas Sastra yakni Prof Dr AH Rofiudin MPd, Prof Dr Daud MPd, dan Prof Nurul Murtadho.
Sebelumnya, Malang Post menghimpun enam nama yang bakal mendaftar dalam bursa Pilrek UM periode 2018-2022 itu. Namun hingga pendaftaran ditutup, I Wayan Dasna MSi MEd yang saat ini menjabat wakil rektor IV UM yang diduga turut berpartisipasi dalam Pilrek UM itu tak jadi mendaftar. Tampak dari sikapnya yang masih ragu ikut serta dalam pesta demokrasi kampus dengan jargon the learning university itu.
“Masih perlu merenung hingga batas akhir pendaftaran,” ungkapnya terbukti dari Wayan yang tak kunjung mendaftar.
Ketua Panitia Pilrek UM, Prof Dr Ibrahim Bafadal MPd membeberkan, terdapat lima pendaftar yang telah mengumpulkan berkas secara lengkap ke panitia. Pada Senin (13/8) mendatang, panitia Pilrek akan melakukan verifikasi berkas secara detail.
Pada proses verifikasi tersebut, seluruh berkas akan dicek dalam hal kelengkapan dan kebenaran. Terdapat 15 orang tergabung dalam tim ahli yang didampingi oleh dua orang dari biro hukor Kemenristekdikti. Ibrahim menilai, meski kelima pendaftar seluruhnya berasal dari UM, hal ini sudah terbilang bagus.
“Kelima pendaftar bisa saja lolos tahap penjaringan, jika hasil verifikasi keseluruhan berkas sudah lengkap dan benar,” tandas Ibrahim kepada Malang Post.
Uniknya, kelima pendaftar ini berasal dari dua fakultas berbeda yakni fakultas teknik dan sastra. Malang Post mencoba menghimpun penilaian dari kelima sosok di masing-masing fakultas. Mulai Dr Isnandar MT dan Dr Edi Sutaji MPd dari fakultas teknik.
“Melihat kedua sosok ini, keduanya memiliki pengalaman yang baik dan memiliki kemampuan serta visi membangun UM,” ujar Dekan Fakultas Teknik, Dr Andoko ST MT.
Andoko membeberkan, dimulai dari dekan teknik dan wakil rektor UM, Isnandar dinilai memiliki banyak pengalaman memimpin. Terlebih saat ini Isnandar sebagai pengurus LPJK Jawa Timur dan Direktur Poltekom.
“Dia orang yang visible dalam membangun UM menjadi lebih baik. Setidaknya dari segi pengalaman menjabat, dia memenuhi syarat administatif dan layak untuk maju,” tegas Andoko.
Tak jauh berbeda dengan Edi Sutaji yang juga memulai pengalaman memimpin dari bawah. Mulai menjadi kepala laboratorium di teknik mesin dan beberapa kali dipercaya menangani aktivitas akademik maupun non akademik, hingga menjadi seketeratis lp3 di UM saat ini.
“Edi memiliki pengalaman menjabat dan komitmen dalam merubah UM lebih baik,” ungkapnya lagi.
Sementara itu, Dekan Fakultas Sastra, Prof Utami Widiati MA PhD enggan ikut berkomentar terlebih ketiga pendaftar yakni Prof Dr AH Rofiudin MPd, Prof Dr Daud MPd, dan Prof Nurul Murtadho adalah sama-sama rekannya. Menurut Utami, ketiganya memiliki pengalaman dalam manajerial, meski di level yang berbeda, sehingga tinggal hati nurani pemilih nantinya.
“Bahwa sebagai warga fakultas sastra, kami bangga dan senang ada kandidat dari fakultas sastra yang maju dalam pilrek. Saya baru melihat pada Selasa mendatang, karena dari panitia akan diserahkan nama-nama itu ke senat,” tutup wanita berjilbab ini.(ita/ary)

Berita Lainnya :