Makin Semangat Torehkan Prestasi


MALANG - Pramuka dan Hizbul Wathan memang tidak bisa dipisahkan di SD Aisyiyah Muhammadiyah Malang. keduanya menjadi wadah yang mampu melahirkan siswa-siswi yang kreatif dan trampil. Pramuka dan Hizbul Wathan merupakan program yang dinilai sangat efektif membentuk karakter dalam diri siswa. Dan yang tak kalah penting, mampu mencetak siswa-siswi yang bermental kuat dan kompetitif.
Sederet prestasi telah dicapai oleh siswa-siswi SD Aisyiyah baik bidang Pramuka maupun Hizbul Wathan. Prestasi terbaru ditorehkan sebagai Juara Umum 1 Lomba Pionering Pramuka Putra tingkat Gugus 3, Kecamatan Lowokwaru. Di tahun lalu, para siswa juga menorehkan prestasi di beberapa bidang lomba dalam even Lomba Athfal Compitition Indonesia (ACI) di Bantul, Yogjakarta. Yakni juara 2 Cerdas Cermat Putri, juara 3 Tahfizh Putri, juara 3 Yel Yel Putra, juara harapan 3 membuat dragbar, juara 3 lomba masak .
“Alhamdulillah, prestasi tersebut patut kita syukuri, sebab tidak mudah mendapatkan prestasi khususnya di ajang Nasional seperti ACI,” ucap Umam Rojiin, S.Pt selaku Guru Pembina.
Ia mengatakan, di lomba ACI siswa-siswi SD Aisyiyah Malang harus bersaing ketat dengan SD Aisyiyah dan Muhammadiyah se-Indonesia.
“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungan prestasi ini. Semoga dengan diresmikannya Gudep  Pramuka Komunitas Hizbul Wathan bisa lebih bersemangat mengikuti di even lomba lainnya,” katanya.
Selama pembinaan, Umam beserta tim guru pembina yang lain selalu menanamkan pada diri siswa sikap disiplin dan istiqomah dalam berlatih. Meskipun butuh proses yang tidak mudah, namun semunya akan tercapai dengan kegigihan dan kesabaran. “Ibarat naik tangga harus dimulai dari anak tangga terbawah lalu berusaha menuju puncak anak tangga teratas,” imbuhnya.
Dengan mengikuti bermacam kompetisi, Umam yakin akan tertanam rasa percaya diri pada diri anak didiknya. Selain itu ada tumbuh semangat  untuk terus belajar. “Karena diluar sana masih banyak yang lebih baik dari kita dan  yang terpenting adalah membangun jiwa kompetisi yang suportif,” tukasnya. (imm/sir/oci)

Berita Lainnya :