Masih Berharap Slot Tambahan


MALANG - Hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online jalur zonasi dan NUN telah diumumkan. Namun masih ada orang tua yang anaknya tidak lolos, datang ke sekolah pada hari pertama daftar ulang Senin (24/6). Mereka tidak memprotes zonasi, namun justru berharap slot tambahan dari pihak sekolah.
Di Kabupaten Malang, 22 peserta PPDB di SMAN Singosari dari 350 peserta telah mengembalikan berkas, di hari pertama  daftar ulang. Mereka mengembalikan berkad dengan cepat, lantaran sebelumnya telah menyiapkan seluruh persyaratan yang disyaratkan.
Sekretaris PPDB SMAN 1 Singosari, Agung Wijianto mengatakan, jika saat pengumuman PPDB Sabtu (22/6) lalu pihaknya sudah memberikan informasi kepada peserta yang diterima. Terkait dengan persyaratan yang wajib dipenuhi. Bahkan informasi persyaratan itu juga ditempel di papan pengumuman.
"Tujuan kami adalah untuk memberikan kemudahan kepada peserta. Apalagi waktu untuk daftar ulang juga relatif minim, yaitu hanya dua hari," katanya.
Daftar ulang ditegaskan Agung merupakan hal yang wajib dilakukan peserta yang lulus PPDB. Secara teknis peserta yang lulus, datang ke sekolah, kemudian menunjukkan print out kelulusan. Pihak sekolah kemudian memberikan berkas pedoman terkait persyaratan yang harus dipenuhi peserta.
“Dan Alhamdulillah, di hari pertama ini sudah ada yang menyerahkan berkas ke kami,” tambahnya. Dia menyebutkan berkas dansyarat yang wajib dipenuhi siswa di antaranya adalah biodata siswa, fotokopi ijazah SD, blanko peminatan, SKHU sementara, fotokopi raport semester 1 hingga 6 dan lainnya.
"Maksimal besok (hari ini) semua berkas itu dapat dikumpulkan," tambahnya.
Sementara itu, Agung juga menyebutkan saat hari pertama daftar ulang, banyak orang tua wali murid yang anaknya tidak lulus datang ke sekolah. Mereka datang tidak untuk protes tentang PPDB berbasis zonasi. Namun lebih banyak mereka menanyakan tentang ketersediaan slot tambahan.
"Kami sudah menjawab tegas soal itu, sejak pengumuman Sabtu (22/6) lalu. Yaitu tidak ada tambahan slot," tegasnya.
Dia mengatakan jika pagu untuk SMAN 1 Singosari adalah 384. 350 menggunakan jalur zonasi, dan 34 sisanya diterima melalui jalur prestasi dan perpindahan orang tua bekerja.
"Pagu itu sudah final, tidak ada slot tambahan," tandasnya.
Adapun di Kota Malang, para siswa memenuhi sejumlah sekolah, salah satunya SMAN 10. Di sekolah itu, proses daftar ulang dilakukan pada dua tahapan. Yakni mengisi formulir online untuk pemenuhan data Bimbingan Konseling (BK), dan pengisian data konvensional untuk isian buku induk pada formulir yang disediakan oleh sekolah. Setelah mengisi data identitas tersebut, siswa juga diharuskan melampirkan berkas seperti bukti penerimaan dari website, foto kopi KK, Akta Kelahiran, serta Surat Pernyataan Orang Tua.
"Daftar ulang waktunya dua hari, pagi ini yang daftar ulang bejubel. Sudah 90 persen yang mengambil formulir, tapi masih 60 persen yang formulirnya kembali masuk. Masih bisa lanjut besok Selasa (25/6) hari kedua," kata Ketua Pelaksana PPDB SMA 10 Drs. Utomo pada Malang Post.

Berita Terkait

Berita Lainnya :