Mengedukasikan Masyarakat Melalui Potrait Watercolor


MALANG – Himpunan Mahasiswa (Hima) Seni Rupa Kabinet Trimatra Universitas Brawijaya mengadakan workshop yang bertajuk “Potrait Watercolor”. Acara berlangsung di Roemah Kantja Minggu, (24/2), dan berjalan dengan lancar serta have fun. Workshop yang diketuai Aroffi Ramadan ini, pesertanya cukup antusias dalam mendiskusikan mengenai dunia seni.
Ketua Divisi Kesejahteraan Mahasiswa, Livianti Rosanti mengatakan, alasannya workshop kali ini mengangkat tema “Potrait Watercolor“ karena ingin mengajarkan teknik membuat gambar Potrait menggunakan cat air dengan media kertas khusus cat air.
“Banyak orang yang ingin mengutarakan bakat mereka, akan tetapi tidak tahu bagaimana teknik ataupun cara mengaplikasikan gambar dengan menggunakan media cat air, sehingga alasan kami mengadakan workshop ini yakni memberi pelatihan ataupun edukasi tentang seni,” ujar perempuan yang disapa Via kepada Malang Post.
Kegiatan tersebut merupakan upaya memberi tambahan pengetahuan dan wawasan masyarakat umum mengenai bahan pengalaman dalam melakukan karya senj dari beragam kesenian. Selain itu, kegiatan workshop ini merupakan salah satu upaya membangun karakter seseorang menemukan bakat dalam dunia seni. Sehingga hal ini berperan menanamkan rasa terhadap seni.
Dalam kegiatan pengaplikasikan gambar portrait, menggunakan cat air, peserta diajarkan oleh Muhamad Ali Alsidi. Masing-masing dibagi menjadi sesi presentasi dan penjelasan oleh dua seniman, lalu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta begitu aktif bertanya pada sang pembuat karya.
Dari penjelasan itu, peserta diskusi dapat mengetahui proses, penjelasan karya itu sendiri, dan unsur seni yang ada di dalamnya. “Dalam workshop ini, kami ajarkan flate wash, yaitu cara membuat warna menjadi rata, kemudian dilanjutkan dengan memindahkan gambar satu dengan yang lainnya di kertas atau disebut dengan treasing,” ujar Ali kepada Malang Post.
Acara workshop dihadiri beberapa dari berbagai kalangan. Salah satunya mahasiswi jurusan Sastra Inggris UB, Khansa Salsabila. Ia mengatakan, dengan digelarnya acara ini menjadi tahu dan bisa untuk membuat gambar yang tidak bisa kita pikirkan sebelumnya.
“Saya senang bisa ikut berpartisipasi dalam acara ini, karena bisa memberi edukasi materi tentang teknik menggambar,” ujar Khansa.
Acara itu digelar untuk umum, supaya kegiatan tersebut selalu berhubungan dengan masyarakat guna mengedukasi tentang hal seni. Kedepannya, akan selalu menggelar acara lomba, workshop mengenai tentang disable, dan pameran kesenian. “Sebenarnya kami tiap bulan adakan kegiatan, untuk mengetahui kegiatan Hima Seni Rupa UB. Masyarakat bisa melihat di media sosial IG kami dengan nama @senirupa.ub,” kata Ketua Hima Seni Rupa UB, Aroffi Ramadan, seraya menambahkan, apapun sesuatu yang diberi nilai seni maka akan menambah nilai kreativitas unik dan menarik. (mp4/sir/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :