Pioner Sekolah Produksi Film


MALANG - SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen kini telah  membuka  program keahlian baru bagi calon siswa-siswi baru. Program tersebut yaitu produksi film. Diawali dari apresiasi dari menteri pendidikan dan kebudayaan terhadap kempauan siswa-siswi SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen dalam membuat karya film.
Berbagai prestasi di bidang perfilman diraih oleh siswa SMK yang berada Jalan Bromo kepanjen ini. Film terbaru yang diproduksi siswa dengan judul Darah Biru Arema sukses ditonton lebih dari 50 ribu penonton.
“Karya dan kreatifitas anak-anak kami ini mendapatkan apresiasi dari Bapak Menteri. Sehingga di tahun ini kami membuka program keahlian khusus di bidang produksi film,” ujar Arief Joko Suryadi, S.Ag,. M.Si selaku kepala sekolah.
Sejak saat itu, lanjut Arief, SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen ditunjuk kementerian pendidikan untuk menjadi sekolah perfilman. Segala upaya dilakukan untuk mempersiapkan segara sarana dan tenaga pendidik untuk program keahlian ini.
“Kami berterimakasih telah ditunjuk menjadi pioner sekolah produksi film. Ini menjadi tantangan bagi kami semoga bisa berkambang dengan lancar,” ungkapnya.
Untuk membuka program keahlian ini yang perlu disiapkan paling utama adalah SDM guru yang ahli di bidang perfilman. Selanjutnya SMK Muhammadiyah 5 mengenalkan jurusan tersebut kepada siswa-siswi SMP.
“Sarananya juga telah kami siapkan. Seperti peralatan kamera yang sudah canggih dengan harga yang tidak murah,” kata dia.  
Selanjutnya sebagai upaya pengembangan jurusan tersebut, ia berencana untuk membangun studio produksi dan effect.
“Kami kira itu penting untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pengajaran di jurusan produksi film,” imbuhnya.
Arief menjelaskan, dibukanya jurusan baru yang bergerak di bidang perfilman merupakan sebuah upaya revitalisasi industri kreatif.  Ia berharap lulusan dari program keahlian ini bisa mengembangkan kreatifitasnya sehingga tidak bergantung pada perusahaan.
“Yang kami harapkan mereka nanti bisa mandiri dan membuka lapangan pekerjaan sendiri dengan kreasi yang mereka kembangkan. Sebab industri film tidak ada matinya dan dunia hiburan terus berkembang,” tandasnya.
Dengan dibukanya jurusan baru tersebut, itu artinya saat ini sudah ada lima program keahlian di SMK Muhammadiyah 5 Kepanjen. Antara lain Program Otomatisasi  dan Tata Kelola Perkantoran, Akuntansi Dan Keuangan Lembaga, Perbankan Syariah, Broadcasting Pertelivisian dan Produksi Film. (imm/oci) 

Berita Lainnya :