Sembilan Program Sukses UN Ala SMPN 1

MALANG- Pelaksanaan UNBK SMP yang akan berlangsung pada 22 April hingga 25 April 2019 mendatang, tentunya membuat semua sekolah tengah mempersiapkan segala sesuatunya baik sosialisasi hingga persiapan teknis lainnya. Begitupun juga dengan SMPN 1 Malang, demi keberhasilan UNBK tahun ini pihak sekolah mencanangkan 9 program sukses UN.
Pertama, memaksimalkan tupoksi BK untuk menangani anak-anak yang membutuhkan bimbingan belajar, khususnya apabila yang bersangkutan belum mampu memenuhi KKM. Kedua, mempercepat materi semester ganjil maupun genap. Ketiga, bedah SKL atau analisis kisi-kisi khusus untuk 4 mata pelajaran yang diujikan dalam UNBK.
"Program sukses keempat yakni melaksanakan try out baik internal sekolah sebanyak 2 kali maupun eksternal sebanyak 3 kali," ujar Kepala SMPN 1 Malang, Budi Santoso, kemarin.
Program kelima yang dilaksanakan SMPN 1 Malang, yakni menggalakkan bimbingan kepada siswa yang diprediksi law atau tidak mencapai KKM yang bersifat klasikal, dan pengayaan bagi para siswa diatas KKM. Keenam, pengelompokan kelas secara homogen agar pembelajaran lebih terfokus.
Selain itu, mendatangkan motivator juga turut diberikan kepada siswa untuk memotivasi semangat belajar siswa. Program ketujuh ini untuk menguatkan mental peserta didik agar tetap tenang saat nanti menemui soal-soal yang mungkin dirasa terlalu sulit demi tercapai sebuah ketepatan jawaban.
"Sukses nomor 8, yakni doa bersama menjelang UNBK. Sedangkan sukses ke-9 kami bekerja sama dengan komite sekolah untuk memberikan reward kepada bagi siswa yang mendapatkan nilai 100, berupa uang tunai Rp 100 ribu per mapel," urai budi.
Menariknya, apabila dari 4 mapel seluruhnya mendapat nilai 100 rencana sekolah bersama komite dan orang tua akan menyiapkan reward sebesar Rp 10 juta. Tidak hanya 9 program sukses, persiapan lainnya seperti perangkat juga telah siap.
SMPN 1 Malang kini memiliki jumlah perangkat komputer sebanyak 160 unit dan 4 ruang laboratorium, sehingga dapat mengakomodir UNBK hanya dua sesi. Berkurangnya sesi ujian diharapkan juga mampu membawa perubahan nilai yang lebih baik. "Di try out pertama ada kurang lebih 30 persen yang belum memenuhi KKM. Waktu tersisa ini akan kami gunakan untuk menggiatkan lagi bimbingan belajar dan pengayaan agar semakin bagus," ujarnya.
Ia melanjutkan, simulasi UNBK akan dilakukan sebanyak 3 kali. Pertama, pada Desember lalu. Kedua, akhir Januari dan Ketiga belum ditentukan jadwalnya. "Sedangkan try out kota pertama sudah berlangsung pada Desember lalu, try out kedua pada tanggal 11 hingga 14 Februari dan try out ketiga pada 11-11 Maret 2019," pungkas Budi. (lin/udi)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :