Sembilan Sekolah Miliki Kasek Baru


MALANG - Serah terima jabatan (Sertijab) kepala SMA dilingkungan Cabang Dinas Pendidikan Kota Malang dan Kota Batu, dilakasanakan Jumat (11/1) pagi. Ada sembilan kepala SMA dan SMK yang mengikuti acara Sertijab yang dilaksanakan di Aula SMA Negeri 4 Malang itu.
Hadir dalam acara tersebut kepala cabang Dinas Kota Malang dan Kota Batu. Selain itu seluruh kepala SMA dan SMK Negeri Swasta, Pengawas serta para wakil kepala sekolah dari sembilan kepala sekolah yang mengikuti sertijab.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Malang dan Kota Batu, Dra. Ema Sumiarti,M.Si menegaskan, tugas kepala sekolah di masa kini semakin berat. Tantangan di era revolusi industri menuntut pimpinan lembaga semakin kreatif dan inovatif.
Kemajuan ilmu dan teknologi tidak hanya membawa dampak yang baik. Tetapi juga ada sisi negatif yang perlu diantisipasi, yaitu moral dan tingkah laku siswa. "Tolong, kami titip etika anak-anak, sehingga memiliki sikap dan tingkah laku yang baik," ucapnya.
Ia menambahkan bagaimana pun samangat sekolah mengembangkan pembelajaran sistem digital, tetap mengutakan akhlak siswa. "Karena kita semua menginginkan anak didik yang berbudi pekerti yang luhur," ujarnya.
Ema berharap di tempat tugas yang baru Kepala Sekolah mampu mempertahankan prestasi Kota Malang dan Batu. "Selama ini hasil UNBK kita sangat bagus dan PPDB  tidak ada masalah. Kami berharap ini semua bisa dipertahankan dan ditingkatkan," ujarnya kepada wartawan.
Ia melanjutkan, untuk mencapai prestasi tersebut diperlukan sinergi antara kepala sekolah, pengawas dan Dinas Pendidikan. Oleh karenanya, dimanapun bertugas kerja sama yang telah terjalin oleh ketiga pihak tersebut harus ditingkatkan. "Mutasi itu biasa. Maka tinggalkan sesuatu yang baik di tempat lama kita dan meningkatkan hal yang baik di tempat yang baru," tuturnya.
Kordinator Pengawas SMA/SMK, Drs. Ami Darmawan, M.Pd mengatakan, selain mengajar kepala sekolah juga melaksanakan tugas-tugas yang lain. Sebagai tugas utamanya, kepala sekolah harus mampu melaksakan tugas manajerial. "Sebagai pimpinan tentu harus melaksanakan manajerial yang bagus," katanya.
Selain itu, kepala sekolah juga mengembangkan kemampuan supervisi akademik serta mengembangkan kewirausahaan. "Semoga para kepala sekolah mampu mengemban tugas di tempat baru yang telah ditetapkan," harap Ami.
Sebagaimana diketahui, pada 30 Desember 2018 lalu sebanyak 258 kepala SMA/SMK Provinsi Jawa Timur dilantik oleh Gubernur Jawa Timur untuk bertugas di tempat yang baru. Sebanyak 23 diantaranya di wilayah Malang Raya. Dan di lingkungan Cabang Dinas Kota Malang dan Kota Batu, ada sembilan sekolah yang ditempati kepala sekolah baru.
Antara lain SMKN 3 Batu, SMKN 13 Kota Malang, SMKN 7 Kota Malang, SMKN 6 Kota Malang, SMAN 1 Kota Malang, SMAN 9 Kota Malang, SMAN 5 Kota Malang, SMAN 8 Kota Malang dan SMAN 2 Kota Malang. (imm/bua/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :