Siswa Sumberbrantas Masuk Zona Mojokerto

Di Kota Batu, siswa dari Sumberbrantas yang paling was-was menunggu hasil PPDB. Menurut Ketua Panitia PPDB SMAN 1 Sugiardi M.M banyak calon peserta didik berasal dari desa terjauh. Yakni dari Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji yang tak bisa mendaftar di tiga SMA Negeri di Kota Batu. 
"Bagi calon peserta didik dari Sumberbrantas yang datang minta penjelasan. Terutama yang ditetapkan sebagai daerah penyangga atau irisan (Pujon, Karangploso dan Dau.red)," imbuhnya.
Ternyata calon siswa daerah itu tidak bisa daftar di Kota Batu. Dengan permasalahan tersebut pihaknya telah melapor ke Cabang Dinas dan sudah direspons dengan mengundang Kepala Sekolah. Hasilnya, ada perubahan zona. Khususnya di Dau yang bisa mendaftar hanya di SMAN 2 Batu. 
"Sedangkan yang rumahnya jauh setelah kami jelaskan bisa menerima karena sistem zonasi mempertimbangkan jarak rumah ke sekolah," imbuhnya. 
Saat ditanya berapa calon peserta didik dari Sumberbrantas yang mendaftar di SMAN 1, pihaknya tak tahu persis datanya. Bagi calon peserta didik asal Desa Sumberbrantas yang mendaftar di SMAN 1. Jika aturan tidak berubah, pilihan 1 adalah SMAN 3 Batu. Sedangkan pilihan 2 masuk zona 4 Mojokerto.
Menurut dia. calon peserta tak harus mendaftar di SMA Negeri yang dituju. Mereka juga bisa mendaftar di SMA Negeri di seluruh Jawa Timur. Karena yang terpenting alamat rumah di KK sesuai dengan zonasi sekolah yang dituju. 
Sesuai petunjuk teknis, penutupan pendaftaran PPDB online jalur zonasi di Kota Batu dan daerah lainnya secara serentak ditutup hingga pukul 23.59 WIB Jumat (21/6) malam. Kemudian pengumuman penerimaan peserta didik keluar pada pukul 01.00 WIB Sabtu (22/6) pagi.
"Untuk pengumuman, masyarakat, wali murid dan calon peserta bisa melihat melalui web. Atau datang ke sekolah tujuan. Karena sekolah juga akan menempelkan hasil calon peserta didik yang diterima di papan pengumuman. Intinya setiap menit bisa dipantau di web," urainya.
Sesuai data ppdbjatim.net di tiga SMA Negeri Kota Batu hingga pukul 17.30 WIB Kamis (20/6) kemarin. Tercatat untuk SMAN 1 ada 557 pendaftar pilihan pertama dan 159 pendaftar pilihan kedua dari 352 pagu. SMAN 2 ada 225 pendaftar pilihan pertama dan 365 pendaftar pilihan kedua dari 305 pagu. Serta SMAN 3 ada 107 pemdaftar pilihan pertama dan 257 pendaftar pilihan kedua dari 109 pagu.
Sementara untuk pemeringkatan zonasi hingga pukul 17.30 WIB Kamis (20/6) kemarin. SMAN 1 mencatat untuk jalur zonasi calon peserta didik terdekat jarak rumah dengan sekolah mencapai 74 meter atas nama Deva Ananta Prasetya dari SMP Islam Batu. Sedangkan jarak terjauh mencapai 1.943 meter atas nama Ajeng Arianti dari SMPN 1 Batu dari 270 pagu.
Untuk SMAN 2 jarak terdekat ada Selfila Paramita dengan jarak 294 meter. Sedangkan jarak terjauh ada Yulia Renata Amelia Putri dengan jarak 3.499 meter dari 237 pagu. Untuk SMAN 3 jarak terdekat atas nama Fikhri Humam Dhia Aufa dengan jarak 85 meter. Serta jarak terjauh atas nama Nabila Nanta Anjani dengan jarak 1.862 meter dari  84 pagu pemeringkatan zona.
Yang perlu digaris bawahi, sesuai aturan, jika ada calon peserta didik yang mendaftar sebelum pukul 23.59 WIB Jumat (21/6) malam, dan jaraknya lebih dekat dari calon peserta didik yang berada di posisi akhir. Maka secara sistem calon peserta didik yang berada di posisi akhir akan tersingkir.(eri/ary)
 

Berita Lainnya :