SMA/SMK Negeri Bebas SPP Resmi Diberlakukan


MALANG - Program Gratis Berkualitas (Tistas) yang diluncurkan oleh Pemprov Jatim dengan anggaran Rp 1.8 triliun dipastikan berlaku di sekolah negeri, Juli ini. Sementara untuk sekolah swasta harus melalui prosedur pengajuan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kacabdin Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kota Malang dan Kota Batu Dra. Ema Sumiarti, M.Si.
"Kamis (18/7) kemarin sudah dilaunching oleh Sekda Prov. Untuk SMA/SMK negeri per Juli ini langsung sudah tidak bayar," tandasnya ketika ditemui pada peresmian teaching factory di SMKN 10 beberapa waktu lalu.
Namun demikian, Ema menyebut karena PPDB baru usai per (15/7), jumlah anggaran pasti untuk Kota Malang dan Batu masih belum final. Sebab harus menghitung total siswa per sekolah dengan besaran yang ditentukan yakni Rp 120 ribu untuk SMA, Rp 175 untuk SMK non teknik, dan Rp 200 ribu untuk SMK teknik.
Program Tistas sendiri disebut akan membebaskan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi siswa sekolah negeri, dan memberikan subsidi bagi siswa sekolah swasta. Sebelumnya pada 13 Juni lalu, pada Gubernur Jawa Timur Khofifah pada akun instagramnya menyebutkan bahwa selain bebas SPP, siswa SMA/SMK tahun ajaran baru juga akan mendapat dua stel seragam secara gratis.
Salah satu siswi baru SMAN 2 Malang yang lolos melalui PPDB jalur zonasi, Aulia, menyebut bahwa setelah diterima ia baru membayar uang seragam sebesar Rp. 1.090 juta. Dengan membayar sejumlah nominal tersebut Aulia mengaku mendapat tiga setel kain abu putih, batik, dan pramuka. Namun terkait dengan bebas SPP gadis berkerudung ini mengaku masih belum mengetahui pasti, sebab belum ada sosialisasi dari sekolah.
"Hanya bayar itu saja, dapat tiga setel kain, baju olahraganya belum. Sosialisasi bebas SPP masih belum juga," kata dia.
 
Sebelumnya, Kacabdin Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kota Malang dan Kota Batu memang menyebut bahwa sosialisasi dengan para kepala sekolah SMA/SMK baru akan diagendakan minggu depan.
Terpilih, Waka Humas SMK PGRI 3 Malang Riyandi Agung Saputro, S.Or, menyampaikan bahwa pihaknya antusias dengan program dari pemerintah provinsi kali ini. Menurutnya, tistas akan menjadi nilai tambah bagi sekolahnya, dan akan meringankan orang tua siswa.
"Sampai saat ini kami belum mengetahui juknisnya seperti apa, tapi pada saat pertemuan dengan orang tua siswa sudah kami jelaskan terkait wacana program ini. Tistas akan menjadi nilai tambah bagi sekolah kami," katanya.
Karena belum mengetahui terkait dengan juknis tistas dari Kacabdin, SMK yang pada tahun ajaran baru ini menerima 860 siswa dari 1.085 pendaftar ini optimis mendapat bagian pada program keluaran Gubernur Khofifah ini.
Besaran SPP di SMK PGRI 3 Malang mencapai Rp 250 ribu per bulan sesuai dengan kesepakatan orang tua siswa. Jika nanti tistas berlaku di sekolah tersebut maka besaran tistas akan menjadi semacam subsidi di SMK PGRI 3 Malang.
Besaran ketentuan tistas untuk SMK non teknik Rp. 175 ribu dan teknik Rp 200 ribu. Jadi jika benar berlaku, siswa SMK PGRI 3 Malang nantinya hanya perlu membayar SPP Rp 75 ribu untuk non teknik, dan Rp 50 ribu untuk teknik. (mg3/oci)

Berita Terkait