SMKN 10 Dukung Kawasan Ekonomi Khusus


MALANG - SMKN 10 Malang siap menyukseskan program pemerintah yakni pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Sekolah siap memaksimalkan potensi dan keahlian siswa demi program tersebut. Seperti dari jurusan Teknik Komunikasi Jaringan (TKJ) dan Multimedia SMKN 10 yang akan berperan aktif dalam KEK melalui kemampuan mereka membuat video kreatif. Dalam hal pengenalan lokasi-lokasi wisata Kota Malang yang belum banyak diketahui masyarakat umum.
"Siswa jurusan TKJ dan Multimedia berpotensi besar memajukan sektor pariwisata di Kota Malang. Kita coba malsimalkan ini," terang Kepala Sekolah SMKN 10 Malang, Dwijo Lelono, S.Pd, MMPD saat gelaran workshop Pengembangan Jejaring Kerjasama Industri dengan SMK di Kawasan Ekonomi Khusus Kota Malang, Senin (22/7).
Dwijo menjelaskan, KEK sendiri tak cukup hanya dengan fokus mengembangkan sektor insfrastruktur, melainkan juga harus memerhatikan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai instrumen utama dalam menjalankan KEK. Siswa SMK dalam memiliki potensi kontribusi besar dalam pelaksanaan KEK.
"Dalam hal ini siswa TKJ dan Multimedia setidaknya bisa mengupayakan visualisasi, terkait apa yang belum banyak diketahui. Sehingga kemudian bisa dikenal masyarakat luas, dan berdampak positif bagi KEK," lanjutnya.
Dengan terlibat aktif, harapannya tak hanya bisa memberi kontribusi positif bagi masyarakat luas. Namun siswa SMK juga sekaligus bisa memperluas jaringannya, sehingga dapat menciptakan peluang tersendiri.
Siswa jurusan Multimedia di SMKN 10 sendiri sudah cukup banyak terlibat dalam projek sejumlah karya populer seperti dalam film Darah Biru Arema 2. Oleh karenanya, karya mereka sudah tak perlu diragukan lagi.
Lebih lanjut Dwijo mengatakan, sejauh ini SMK aktif menggandeng Dunia Usaha dan Dunia Industri (Dudi) untuk bersinergi dalam mengembangkan kualitas siswa SMK, sehingga potensinya makin baik. Oleh karenanya, ia berharap bahwa pemerintah Kota Malang juga melibatkan SMK dalam hal pengembangan KEK.
"Sejauh ini cukup banyak siswa kita membuat video kreatif pariwisata Malang, mungkin jika bisa bersinergi dengan pemerintah juga bisa jauh lebih baik," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua BKK SMKN 10 Malang Hidayatul Umroh,S.Pd menyampaikan bahwa SMKN 10 Malang menjadi salah satu dari dua SMK di Malang yang ditunjuk pemerintah pusat untuk terlibat dalam pengembangan KEK. Oleh karenanya, SMK aktif bersinergi dengan Dudi agar potensi siswa SMK dapat memberikan kontribusi positif terhadap KEK. (mg3/oci)

Berita Terkait