SMPIS Galakkan Inovasi Guru Menulis


MALANG - Gebyar HUT ArtTechnoPreneurship SMP ke-15 dan SMA ke-5 Sekolah Islam Sabilillah Malang (SISMA) selain kemeriahan juga terselip harapan untuk lebih maju lagi ke depan. Seperti yang diungkapkan oleh Kepala SMP Islam Sabilillah (SMPIS) Malang, Idi Rathomy Baisa, S.Pd, M.Pd fokus di tahun ink yakni Project Based Learning dan literasi akademik.
Dikatakannya di usia ke-16 SMPIS terus menggalakkan inovasi. Bila di tahun sebelumnya sekolah ini memiliki pemantauan karakter mandiri berbasis komputer, berbeda halnya dengan kali ini yang akan menggenjot para guru dan siswa di bidang penulisan.
"Tahun ini telah ada 4 judul buku dari siswa yang semuanya telah berISBN dan dua buku yang saya tulis serta ke depan guru juga akan diwajibkan menulis," papar Idi.
Bersamaan dengan perayaan HUT, SMPIS juga meresmikan Eco Edu Park, yakni sarana pembelajaran berbasis lingkungan hidup. Destinasi tersebut memiliki dua konsep yaitu Eco Edu Park dan Literacy Edu Park.
Untuk memgembangkan dua sarana tersebut Idi telah memiliki 18 rancangan konsep yang akan diterapkan nantinya. Dengan banyaknya media pembelajaran ini diharapkan suatu saat masyarakat yang ingin berwisata tidak perlu lagi ke Jatim Park, melainkan bisa ke SISMA dengan belajar banyak hal seperti science, musik dan lain sebagainya.
Tidak bisa dipungkiri bahwa SMPIS telah banyak meraih prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Bahkan dalam waktu dekat tepatnya pada Maret mendatang satu guru dan kepala sekolah SMPIS  menjadi perwakilan guru berprestasi dan kepala sekolah berprestasi Kota Malang ke tingkat Provinsi Jawa Timur.
"Ke depan saya fokus ke menulis, guru harus menulis. Kedua, membuat media pembelajaran berbasis IT dan mereka masing-masing harus memiliki karya tulis," Tegasnya.
Ketiga Eco Edu Park harua dikembangkan lagi supaya bisa menjadi sarana pembelajaran yang tepat bagi siswa dalam mempelajari banyak hal. Keempat, Project Based Learning, pembelajaran berbasis proyek termasuk buku, robotik yang diwujudkan dengan menggandeng National University Taiwan untuk pengembangannya.

Berita Lainnya :