STIKI Beber Tips Sukses Wirausaha Berbasis IT


MALANG – Selama ini, banyak mahasiswa IT yang jago membuat website, namun kesulitan memasarkannya. Padahal, mereka dapat meraup untung dengan website yang dikenal melalui mesin pencari google. Metode SEO menjadi solusi yang harus dipelajari mahasiswa untuk meningkatkan websitenya di mesin pencari.
“Banyak website yang keren tampilannya, tapi percuma jika tak muncul di mesin pencari google. Jika website yang bagus dapat dikenal di google, maka akan banyak pencari yang melihat websitenya. Sehingga akan mendorong peluang adanya iklan yang nantinya akan menambah penghasilan baru lagi,” ujar Kepala Pengembangan Kurikulum dan Kompetensi Mahasiswa (PK2M) STIKI Malang, Febry Eka P SKom MKom, yang ditemui Malang Post, kemarin.
Febry membeberkan, 80% mahasiswa STIKI Malang telah mampu membuat website sendiri sekaligus menjadikannya sebagai peluang usaha secara online, namun tidak seluruhnya mengerti metode SEO dengan benar. Padahal metode SEO terbilang mudah mulai dari mendaftarkan website di google, riset keyword pada artikel yang akan digunakan, hingga mempublishnya.
“Setelah melakukan verifikasi website melalui HTML meta tag, dilanjutkan dengan mendaftarkan peta situs yang nantinya akan terindeks otomatis setelah proses update dua sampai tiga hari dan akan muncul di halaman google,” ungkapnya.
Riset keyword sangat penting agar website kita berada pada urutan pertama di mesin pencari. Teknik riset keyword tidak boleh dilakukan asal-asalan karena harus menggunakan keyword planner atau google trend dengan memperhatikan judul dan konten.
“Dari segi konten, harus dilihat peringkat terbanyak dari kata kunci yang dicari. Setelah itu harus dioptimasi dengan image sesuai dengan kata kunci tadi yang terakhir proses publish,” ulasnya.
Ketua Unit Inkubator Bisnis (INBIS) STIKI Malang, Setiabudi Sakaria MKom menganggap penting peluang IT yang dikombinasikan dalam kewirausahaan. Sebab, mahasiswa tak hanya dituntut mengikuti mata kuliah wirausaha saja, namun juga harus mengembangan bisnis online melalui aplikasi dan program atau software sesuai bidang prodi mahasiswa.
“Bahkan mahasiswa STIKI Malang dalam satu juta domain juga bersinergi untuk membantu 53 UMKM se Malang raya dalam hal pengelolaan website. Apapun kendala UMKM dalam hal website dan pemasaran, mahasiswa yang akan mendampingi. Ini ampuh mendorong mahasiswa menjadi wirausaha baik melalui IT maupun usaha di bidang yang lain,” imbuhnya.
Sementara itu INBIS STIKI Malang menggelar seminar kewirausahaan di Aula Gedung E STIKI Malang, Jumat (11/5/18). Acara ini diikuti oleh 103 orang yang terdiri dari mahasiswa, dosen dan UMKM se Malang Raya.
Ketua STIKI yaitu Dr. Eva Handriyantini, S.Kom, M.MT menyampaikan betapa pentingnya berwirausaha. Wirausaha sebagai bentuk kemandirian ekonomi. Ia juga memberikan motivasi kepada peserta.
“Tidak ada usaha yang tidak ada keringat,” ungkapnya.
Ada tiga narasumber yang mengisi seminar kewirausahaan ini. Mereka adalah Bonnie Ranti, SH. CFP, yang memaparkan soal perencanaan Keuangan yang baik untuk melakukan bisnis. Sementara itu Teguh Wibowo menjelaskan prospek karir di pasar modal. Dan narasumber yang ketiga adalah dosen STIKI Malang Febry Eka Purwiantono, M.Kom . Ia memaparkan cara meningkatkan ranking website menggunakan SEO. (mg3/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :