Susu Kambing Etawa Obat Alami Diabetes

MALANG – Susu kambing yang dianggap bau dan kurang higienis, ternyata memiliki kandungan dan manfaat ampuh sembuhkan diabetes. Selain karena kandungan asam amino, kalsium dan mineral lebih bagus daripada susu sapi, susu kambing juga memiliki anti mikroba.
“Penyakit diabetes umumnya dipengaruhi pola makan sehingga disebut penyakit metabolic sindrom. Saya berpikir, selama ini diabet diobati tidak sembuh-sembuh, karena ekspresinya berbasis makanan maka dicoba diobati dengan makanan pula,” ujar Peneliti bidang nutrigenomic UB, Prof Fatchiyah MKes PhD yang ditemui Malang Post.
Peneliti bidang nutrigenomic yang sekaligus Direktur Biosains Institute UB ini juga membeberkan, penyakit diabet di Indonesia menduduki nomer empat tertinggi di dunia. Penyakit diabet dipengaruhi dari pola makan. Jika keturunan diabet, tapi menjalankan pola makan sehat pasti tidak akan terkena diabet. Tapi mengingat zaman sekarang, sebagian besar suka makan fast food, sehingga potensi terkena diabet lebih tinggi. Makanan memang lebih lama penyembuhannya daripada obat, tapi dapat mengurangi komplikasi dan efek samping jangka panjang. Sehingga dia mulai mencari cara menekan penyakit diabet melalui susu kambing.
“Kalau mengonsumsi obat tidak sesuai akan mengakibatkan komplikasi penyakit jika tidak tepat diagnosanya. Sehingga mengonsumsi susu kambing bagi penderita diabet dapat dijadikan alternatif,” ungkapnya.
Berbasis sunnah nabi, manfaat susu kambing selama ini jarang dieksplore. Sebagian masyarakat menilai susu kambing yang cenderung berbau daripada susu sapi sehingga tak enak dikonsumsi. Fatchiyah tak habis akal dengan mencoba meneliti susu kambing etawa yang memang dikenal tidak berbau dibanding susu kambing biasa. Selain itu, susu kambing memiliki anti mikroba, sehingga jika orang yang mudah sensitif pada infeksi dapat meminum susu kambing secara rutin.
“Khasiatnya sama saja, kelebihan susu kambing etawa hanya pada baunya. Selain itu, ternyata susu kambing memiliki anti mikroba, saat saya bereksperimen membandingkannya dengan susu sapi, susu kambing tidak ditumbuhi bakteri meski diletakkan di ruang terbuka selama 24 jam,” ulasnya.
Fatchiyah menambahkan, threatment yang dilakukannya selama ini dengan susu kambing etawa menghasilkan perbaikan DNA baik bagi penderita diabet. DNA insulin penderita diabet yang mengalami kelainan, jika minum rutin susu kambing etawa akan kembali normal.
“Minumnya selama satu bulan rutin dan tak boleh seminggu lebih dari satu liter. Sebab, susu kambing etawa memiliki kandungan protein tinggi, tidak semua orang tahan perutnya, tapi jika tahan ya bagus dampaknya,” imbuh wanita yang juga tengah meneliti daun kelor untuk penyakit diabet pula. (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :