UPM Buka Konsultasi Menjadi Pebisnis


MALANG - Universitas Prasetiya Mulya Jakarta sebagai salah satu lembaga pendidikan berbasis ilmu bisnis melakukan roadshow di Kota Malang. Kali ini, Universitas Prasetya Mulya (UPM) menggelar info session, di Hotel Atria, Kota Malang, Sabtu, (7/10/2017).
Info session juga tersedia kelas konsultasi, sejumlah siswa SMA/SMK negeri maupun swasta di Kota Malang yang hadir dalam acara kali ini bisa langsung mengetahui lebih jelas tentang proses pembelajaran di Universitas Prasetiya Mulya.
Universitas Prasetiya Mulya ingin menjelaskan metode pembelajaran yang diberikan di kampus selama ini. Selain itu, maraknya pebisnis pemula atau yang biasa disebut start-up dari generasi muda, membuat mereka berambisi dengan mengajak calon mahasiswa jadi pengusaha bersama Universitas Prasetiya Mulya.
"Info session ini diharapkan bisa menjadi sarana untuk mempermudah calon mahasiswa mendapatkan gambaran tentang kampus Universitas Prasetiya Mulya, sekaligus wadah konsultasi terkait program studi,” ujar Bona Ezra Nababan, Student Recruitment Manager Universitas Prasetiya Mulya, Sabtu (7/10/2017).
Universitas yang sebelumnya berstatus Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) itu menghadirkan salah satu alumnus asal Malang yang saat ini sukses menjadi pengusaha kuliner. Rafif Fikri Diansyah, Mahasiswa angkatan tahun 2011 program S1 Bisnis.
“Program pembelajaran di Universitas Prasetiya Mulya sangat mendukung mimpi saya untuk bisa berwirausaha, karena sejak semester awal saya diajari tentang bagaimana membuat produk yang layak untuk dijual,” ujarnya.
Ia mamaparkan, pada semester awal pembelajaran di jurusan bisnis, para mahasiswa mendapatkan tugas untuk membuat sebuah produk tanpa harus dijual. Namun menjelang semester akhir, mahasiswa diberi tugas akhir bagaimana memikirkan barang yang diproduksi sudah layak dipasarkan.
“Tugas akhir kami adalah membuat sebuah produk yang layak dijual dengan segmentasi yang jelas. Yang saya terapkan ketika saat saya buat bisnis jangan sama dengan yang lain, Ilmu marketing ternyata tidak hanya menyasar siapa, tapi harus spesifik lagi," katanya.
Selain info session, kampus yang berbasis di Cilandak Jakarta Selatan ini berencana menggelar admission test di SMAK Kolese Santo Yusup Malang pada 15 Oktober 2017 mendatang, guna menjaring calon mahasiswa.
Seleksi tersebut dilakukan dengan cara tes tertulis, dengan harapan semua siswa punya kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi. Jika dari hasil tes tertulis ini ada siswa yang punya potensi akademik bagus, mereka berkesempatan mendapatkan beasiswa studi selama empat tahun. (bj/sin/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :