Ibu Hamil Jangan Makan Nanas

 
Mengonsumsi buah-buahan selama masa kehamilan memang sangat bagus untuk kesehatan janin dan ibu hamil. Akan tetapi ada buah yang harus dibatasi bahkan tidak boleh dikonsumsi sama sekali oleh wanita yang sedang hamil. Yaitu nanas karena di anggap dapat menyebabkan keguguran. Nanas dan kehamilan memang sering dikait-kaitkan dalam hal keguguran.
“Nanas tidak boleh dikonsumsi selama kehamilan karena nanas dapat menyebabkan terjadinya kontraksi sebelum waktunya,” Kata dr. Muljo Hadi Sungkono SpOG (K). 
Pembina Yayasan Pendidikan Kendedes Malang ini mengungkapkan, hal ini terjadi akibat dari enzim bromelain yang terkandung dalam nanas dapat menyebabkan lemahnya leher rahim (serviks) sehingga bisa mengakibatkan rahim akan berkontraksi. Kontraksi rahim ini bisa membahayakan janin yang ada di dalamnya dan berpotensi terjadinya hal berbahaya bagi janin.
“Enzim bromelain yang terkandung dalam nanas itu mirip dengan enzim papain yang terdapat dalam buah pepaya. Enzim ini bisa menyebabkan leher rahim lemah serta berkontraksi dan terjadinya keguguran,” lanjutnya. 
Terlebih, lanjut dia, nanas muda dan masih mentah bisa sangat berbahaya karena bisa menginduksi aktivitas dari uterus. Masalah kesehatan lain seperti terganggunya pencernaan dan maag bisa terjadi akibat mengkonsumsi nanas.
Dokter yang akrab disapa dr. Nonot itu menjelaskan, mitos tentang nanas dan kehamilan bisa menyebabkan keguguran memang belum sepenuhnya bisa di buktikan. Sebab, ada beberapa wanita hamil yang mengonsumsi nanas pada awal kehamilan dan kehamilannya baik-baik saja. 
“Mengonsumsi nanas bisa dikatakan berbahaya bagi wanita hamil apabila dikonsumsi secara berlebihan dan nanas tersebut masih mentah. Karena pada nanas yang masih muda kandungan enzim bromelain sangat tinggi. Apabila nanas sudah diolah maka enzim bromelain akan hancur,” jelasnya.
Ia menyarankan, sebaiknya jika ingin mengonsumsi nanas, konsultasi dengan dokter kandungan mengenai efek apa yang ditimbulkan apabila mengonsumsi nanas pada waktu hamil. “Jika memang sangat ingin mengonsumsi buah ini, sebaiknya wanita yang hamil mengkonsultasikan dulu dengan ahli kandungan,” pungkasnya. (sin/van)
 

Berita Lainnya :