Bang Is: Tumpang Hangat dan Natural

 
Pada Sabtu, (12/5),  crew GenZi berkesempatan melakukan wawancara esklusif dengan Bang Is Pusakata dalam Last Present Pasosba 38 SMAN 1 Tumpang. Saat ditemui GenZ, Is berkisah tentang perjalanan Pusakata yang merupakan brand barunya sebagai penyanyi solo setelah lepas dari grup band sebelumnya yaitu Payung teduh. Berikut wawancara esklusif GenZi bersama Is:
 
Genzi: Gimana kesannya pertama kali manggung di Malang bagian timur tepatnya di Tumpang?
 
Bang Is: ini pertama kalinya aku sebagai Pusakata tampil di Malang dan bukan ditengah kota. Nggak nyangka bakalan tampil di tempat yang enak banget seperti ini. Meskipun sederhana tapi suasananya seru dan juga nyaman.
 
Genzi: Apa yang dirasakan saat tampil di depan anak SMA yang biasanya lebih sering tampil di acara gede?
 
Bang Is:  besar kecilnya acara bagiku dkk nggak ada pengaruh sih. Justru saat ini aku lebih milih tempat untuk show, nggak selalu di pusat kota, tapi sekarang juga sering tampil di pinggir kota. Daerah ujung seperti Tumpang masyarakatnya selalu hangat dan bersahaja. Semua masih alami dan natural termasuk siswanya. Nggak cuek-cuek banget, beda sama siswa tengah kota.
 
Genzi: kemana pengalaman show paling jauh semenjak menjadi penyanyi solo?
 
Bang Is: Aku pernah ke Singkawang yang jaraknya 145 km dari kota Pontianak yang akses lokasinya bisa lebih lama di laut dari pada di darat. Itu kita lakukan hanya untuk bermain musik untuk mereka. Papua juga pernah.
 
Genzi: Arti Pusakata sendiri untuk Bang Is dan projek selanjutnya apa?
 
Bang Is: Pusakata bagiku ya senjata utama. Cuma ini satu-satunya musik yang sedang aku kelola. Seperti artinya, harta karun, semoga Pusakata bisa menjadi ladang rezeki bagiku dan keluarga. Setelah ini aku lagi persiapan untuk 2-3 single lagi. Belum tahu kapan rilisnya karena baru bulan Maret kemarin kita rilis. (*/oci)

Berita Lainnya :