Latihan Maksimal untuk Choir Competition


MALANG - Gelaran Malang Post Competition (MSC) 2018 tinggal beberapa hari lagi. Kemarin, (15/10) di salah satu working space di Kota Malang, NGALUP.CO telah diadakan technical meeting untuk cabang lomba Choir Competition untuk tingkat SMP dan SMA. Ajang ini merupakan kompetisi terbesar se-Malang Raya yang diikuti oleh puluhan sekolah tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK.
Salah satu sekolah peserta MSC 2018, SMAN 1 Malang mengaku sangat antusias menyambut gelaran MSC 2018 yang kurang menghitung hari lagi. Antusiasme dibuktikan dengan memberi waktu tambahan, untuk persiapan menghadapi MSC 2018. Pihak sekolah memberi dispensasi saat waktu pelajaran berlangsung sejak perlombaan kurang dua minggu lagi.
“Sebelumnya dari kami sendiri sudah latihan rutin berbulan-bulan. Kalau untuk persiapan lomba, porsi latihan ditambah jadi tiga kali dalam seminggu, yang awalnya hanya sekali dalam seminggu. Selain itu juga udah dapat dispensasi dari sekolah, sejak H - dua minggu perlombaan,” ungkap siswa kelas 11 SMAN 1 Kota Malang, Jihan Maulida Maharani Ayuningtyas.
Menurut Jihan,  beberapa bulan terakhir ini ekstrakurikuler Paduan Suara SMAN 1 Malang juga jarang mengikuti perlombaan,sehingga butuh wadah untuk menguji kemampuan tim Paduan Suara sekolah yang berada di komplek tugu tersebut, salah satunya dengan mengikuti ajang perlombaan paduan suara.
“Berawal info dari teman-teman, kalau ada lomba yang diadakan sama Malang Post, saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk berpartisipasi, setelah beberapa bulan jarang mengikuti lomba-loma Choir gitu,” sambungnya.
Lebih lanjut lagi, menurutnya MSC 2018 adalah ajang yang tepat untuk diikuti. Selain itu, MSC 2018  adalah ajang bergengsi bagi sekolah-sekolah yang berada di kawasan Malang Raya. Meski beberapa bulan terakhir jarang mengikuti perlombaan, tetapi ia juga berharap mendapat juara di perlombaan tersebut.
“Meskipun kita jarang mengikuti lomba-lomba, tapi kami tetap optimis untuk meraih hasil maksimal. Untuk harapan sendiri, Insya Allah bisa dapat juara dua. Gitu aja udah cukup sih,” jelasnya pada Malang Post.
Selain peserta asal SMA Negeri 1 Malang, ada juga peserta dari SMA Negeri Taruna Nala Jawa Timur.Sekolah yang memiliki basis pendidikan militer ini mengirimkan siswa untuk sembilan cabang lomba yang diadakan oleh Malang Post. Lomba tersebut di antaranya jurnalistik, fotografi, band, idol, mading 3D, dance, model, foto model dan choir competition.
Mochamad Ishak adalah 1 dari 30 anak yang dikirim untuk menjadi delegasi di choir competition MSC 2018 ini. Ishak sendiri sudah menyiapkan diri bersama anggota choir lainnya jauh sebulan sebelum Techical Meeting ini diadakan.
“Persiapan dan latihan dari kami sudah dimulai dari sebulan yang lalu sebelum TM diadakan, karena kita sudah tahu bakal ada MSC 2018,” ujarnya kepada Malang Post.
Sebagai salah satu delegasi, tentunya Ishak berharap dapat memberikan yang terbaik. Apalagi mereka sudah mempersiapkan lomba ini dari jauh-jauh hari.
“Karena team kita sudah mempersiapkan latihan sebulan sebelum adanya sosialisasi dan TM dari MSC 2018 ini, tentunya kita berharap menjadi juara dong, apalagi persiapan sebulan dikhususkan untuk Choir Competition MSC 2018, jadi pasti berharap untuk dapat juara, seenggaknya masuk tiga besar juara lah,” tambah Ishak.
Baginya, dengan adanya Choir Competition ini pasti punya beberapa harapan untuk kedepannya. “Dengan mengikuti choir competition ini berharap bisa mengasah dan lebih explore bakat kita lebih dalam dan termotivasi mengasah skill juga dengan berkompetisi dengan banyak delegasi dari sekolah lainnya,” pungkasnya.
Ishak berharap lomba seperti MSC 2018 ini lebih sering diadakan untuk mewadahi para pelajar mengasah bakatnya. “Harapannya dari kami ya kalo bisa setiap tahun MSC diadakan, lomba-lomba yang seperti ini membuat kita termotivasi untuk terus berkarya lebih kreatif dan menjadi yang lebih baik,” pungkasnya.(gz/oci/ary)