Maksimalkan Performa, Kembangkan Bakat di Usia Muda



GenZier, dalam rangkaian acara Pemilihan Putra Putri Kartini Cilik 2018, Minngu (8/4) siang telah berlangsung Technical Meeting (TM) nih. Bertempat di Custom Culture Cafe (C2C) Malang, peserta dengan usia tingkat SD tersebut menyimak penjelasan kru GenZi dengan didampingi orangtua atau walinya. 
Meskipun masih cilik nih, puluhan peserta ini aktif bertanya seputar kegiatan Putra dan Putri Kartini Cilik loh! Apa aja sih penjelasan kru GenZi mengenai TM tersebut? Eits mau tahu keseruan TM kemarin juga? Simak kuy! Kalau tahun kemarin unjuk bakat peserta didalam ruangan, tahun ini seluruh peserta diberi kesempatan untuk tampil diatas panggung Grand Final, widihhh bakal tambah asik dong. Peraturan ini diterapkan kru GenZi agar seluruh peserta mempunyai kesempatan tampil yang sama dengan peserta lain.
“Kalau tampil di atas panggung kan lebih melatih kepercayaan diri mereka pastinya. Kita semua juga bisa tahu seberapa anak-anak menguasai bakatnya dan bagaimana mereka membawakan pakaian adat yang dipakai,” ujar kru GenZi, Nabilla Hefin.
Talent yang ditampilkan nggak harus tarian atau nyanyian kok, kalau punya bakat catwalk, sulap, atau melukis, bisa banget kok dipresentasikan. GenZier harus percaya kalau tiap manusia pasti punya bakat, nah di ajang ini kamu bisa temuin bakatmu gengs.
“Waktu yang diberikan panitia untuk perform maksimal 3 menit. Jadi apapun bakat yang ditampilkan, harus diperkirakan waktunya. Jangan sampai melebihi waktu dan mengurangi penilaian, lanjutnya.
Selanjutnya, untuk kostum, peserta perempuan wajib memakai kebaya dan beskap jawa bagu laki-laki untuk parade diatas panggung. Kelihaian catwalkmu bakal dinilai nih di momen ini. Eitss, tapi kebaya ini digunakan setelah unjuk bakat nih gengs. Jangan lupa high heels biar cantik.
“Kalau cowok memakai pakaian beskap jawa atau baju adat juga boleh. Yang penting sih dari jawa. Sepatunya pantofel biar kece. Jangan lupa, make up dan hair do juga harus maksimal da sesuai dengan pakaian yang dikenakan," imbuh Nabilla
Apa aja sih penilaian untuk ajang ini? Pertama nih ya, kamu harus tampil maksimal diatas panggung. Poin penampilan ini meilai dari cara kamu berjalan, senyummu, dan gaya bicaramu.
Kedua, kamu sebagai peserta harus menampilkan bakat dengan baik, jangan setengah-setengah ya, kamu harus mempersiapkannya dengan matang. Yang terakhir adalah penilaian public speaking. Nanti setelah perform peserta akan ditanyai sedikit tentang daily activity dan seputar bakatnya.
Salah satu peserta asal SDI Sabilillah, Arimbi Wicaksono Putri, mengaku senang dengan peraturan audisi yang baru. Menurutnya, peraturan ini sangat adil untuk semua peserta.
“Tahun lalu yang unjuk bakat di grand final hanya 3 besar berbakat. Nah tahun ini sangat bagus karena memberikan peserta kesempatan yang sama untuk mencoba panggung megah Putri Kartini Cilik. Cant wait!,” ujar siswi kelas 6 SD ini.
FYI ada 4 kategori juara pada ajang ini, yakni 1st winner, 2nd winner, 3rd winner, dan favorit. Penetapan juara favorit ini dipilih berdasarkan polling Koran Malang Post terbanyak. Kalian bisa voting teman kalian untuk jadi juaranya dengan cara mengumpulkan polling peserta yang akan diterbitkan mulai 16 hingga 21 April 2018. Jangan lupa dukung peserta Putra dan Putri Kartini Cilik 2018 di Swarna Paksi Hotel Kartika Graha juga ya! (*/bla)

Berita Terkait

Berita Lainnya :