Menyeduh dengan Hati


KENALAN yuk dengan beberapa barista cewek yang siap meracik kopi buat kalian. Kenalin nih, Anggun Evie Thalia Putri, barista Equal Coffee. Bagi perempuan 23 tahun ini, menjadi seorang barista perempuan bukan hanya sekadar persoalan modal tampang saja, akan tetapi kita juga perlu memahami bagaimana menyajikan dan menganalisis kopi.
“Mau belajar dan terima masukan, gak boleh merasa pintar karena sudah bisa. Yang udah pro aja kadang nyeduh kopi atau ngelatte aja bisa gagal, dan yang terpenting sih gak bergantung pada alat,” kata Anggun.
Banyak pengalaman seru dialaminya sebagai barista, terutama dengan pelanggan yang beraneka ragam permintaan yang tidak jarang juga aneh-aneh. Tapi ia menjadikan hal tersebut menjadi sebuah pembelajaran dan semua itu kembali ke selera masing masing.
Hal ini juga sama dengan Andi Zafira yang kerap dipanggil Zacil, perempuan 21 tahun ini bekerja di Starbucks Coffee. Berawal dari keisengan dan mengisi waktu luang, ia berpikir mengenai pekerjaan yang bisa ia lakukan saat ini. Dulu, kata dia, barista perempuan memang terlihat jarang. Beruntungnya sekarang sudah banyak yang dapat dijumpai di berbagai kedai. Pengalaman menjadi seorang barista pun sangat banyak terutama kedisiplinan dan pengalaman yang belum pernah didapatkan sebelumnya.
“Aku awalnya gak bisa apa apa, kopi sasetan aja gak kenal. Tapi sekarang sudah belajar sedikit demi sedikit buat kopi dan beberapa varian minuman frappucino, teh dan juga cokelat. Intinya sih soal ketelatenan,” kata dia.

Pengalaman lain diungkapkan Hafidhah Salsabila yang kerap di sapa Bella, barista Okenyo Cafe. Awalnya ia menjadi barista karena suka kopi, senang ngumpul-ngumpul dan juga ngobrol lebih banyak dengan orang lain. Bagi Bella, keberadaan barista perempuan mampu membuktikan bahwa tidak hanya laki-laki saja yang bisa menyeduh kopi, emansipasi katanya.
Pengalaman yang Bella dapatkan saat bekerja menjadi Barista ia akui sangat banyak. “Punya banyak temen, jadi tahu sedikit soal kopi dan yang paling penting adalah cara mengontrol emosi dan soal perasaan… hahaha,” ungkapnya.
Menjadi seorang barista ternyata seru dan menyenangkan lho gengs, terutama untuk kalian yang senang dengan kopi dan memiliki kemauan belajar. Meskipun berawal dari keisengan, sebuah aktifitas yang ditekuni tentu akan memberikan good vibes untuk kita kedepannya saat itu benar-benar dilakoni dengan baik. (*/oci)

Berita Lainnya :