Pantai Memanggilmu

 
PERJALANAN darat sepanjang 1.025 km membuat Sam (Maisha Kanna) dan Happy (Lil'li Latisha) mendapatkan berbagai macam pelajaran. Pelajaran berharga ini terangkum dalam Film Ku Lari Ke Pantai garapan produser Mira Lesmana dan sutradara Riri Riza. Film ini melanjutkan kesuksesan kolaborasi antara Mira dan Riri yang terkenal sukses dengan film Laskar Pelangi dan Petualangan Sherina.
Film Ku Lari Ke Pantai menceritakan sebuah keluarga yang melakukan travelling dari Jakarta menuju Banyuwangi. Perjalanan darat membuat dua bersaudara dalam satu keluarga tersebut berada dalam satu mobil selama lebih dari 24 jam. Dalam perjalanan itulah banyak adegan yang mencerminkan kondisi anak-anak Indonesia masa kini.
Kondisi dalam film ini menurut GenZier asal SMAN 2 Malang, Adinda Gledy Rivalda sangat cocok dengan kenyataan pada masa kini. “Dalam perjalanan Sam dan Happy saling acuh, awalnya karena sama-sama memainkan gadget masing-masing. Nggak ada pembicaraan, canda tawa, karena sibuk sendiri-sendiri. Hal kayak gini tuh nggak cuma terjadi pada Sam dan Happy saja, tapi pada semua orang termasuk aku,” ceritanya.
Film ini menurutnya dapat menyentuh dirinya, membuat Adinda sadar bahwa dia selama ini juga terlalu banyak bermain HP dan sering nggak mempedulikan orang sekitar. Ia sadar bahwa selama ini anak-anak Indonesia termasuk dirinya banyak yang kehilangan momen kebersamaan gara-gara gadget. 
“Tapi di akhir cerita sih mereka akhirnya sadar dan akur, saling menyayangi. Ya itu pesan lain yang aku dapat, bahwa kasih sayang dalam keluarga itu penting banget, kebersamaan bareng mereka harus diutamakan daripada main gadget,” terang gadis berhijab ini.
Tak hanya itu, pesan untuk saling toleransi dan mencintai kebudayaan Indonesia juga disampaikan dalam film ini. Pesan toleransi terlihat ketika Sam dan Happy harus saling mengerti satu sama lain, saling mengalah, saat memutuskan sesuatu dalam perjalanan. Bagian inilah yang paling disukai oleh GenZier SMKN 4 Malang, Farah Faishillia. 
“Aku jadi keinget kakak waktu liat film ini. aku sering banget sama kakak tuh berantem, mementingkan ego masing-masing, nggak pernah akur,” ujarnya pada kru GenZi. Farah juga mengatakan bahwa film ini mengajak anak indonesia untuk kembali mencintai kebudayaan Indonesia. Perjalanan dari Jakarta menuju Banyuwangi mempertemukan Sam dan Happy pada berbagai budaya bahasa maupun kesenian. 
“Kayak penggunaan bahasa Indonesia ternyata emang udah mulai luntur. Sam dan happy kayak lebih bangga kalau berbahasa Inggris. Padahal kita harus ingat bahwa dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Kita lahir di Indonesia harusnya bangga dengan budaya negeri kita. Parah si film ini keren abis,” tukasnya.
Ku Lari Ke Pantai pun juga memperlihatkan pesona Indonesia dalam setting-nya. Ada beberapa tempat wisata yang hadir di film ini, di antaranya Taman Nasional Baluran yang berjuluk Little Africa dan Pantai Grajagan. Selain dua pemain anak pendatang baru, film Kulari ke Pantai juga menghadirkan sederet aktor dan aktris kawakan Indonesia. Mereka adalah Marsha Timothy, Lukman Sardi, dan Ibnu Jamil. Serta beberapa komika, salah satunya Dodit Mulyanto. (*/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :