Representasi Remaja Putri Masa Kini


MALANG POST - Roadshow Putri Kartini 2018 terus digulirkan. Kali ini giliran SMAN Taruna Nala Jawa Timur yang disambangi Kru GenZi. Tepatnya Kamis (8/2) sore, sebanyak 60 siswa SMAN Taruna Nala Jatim berkumpul di salah satu aula serbaguna untuk mendengarkan pemaparan seputar pelaksanaan Putri Kartini 2018. 
Kru GenZi, Robby Wijaya mengawali sosialisasi dengan menyapa seluruh siswa putri yang hadir saat itu dan memperkenalkan event Putri Kartini yang rutin digelar Malang Post setiap tahunnya.  “Putri Kartini ini merupakan role model dan representasi remaja putri masa kini. Di tengah perkembangan global, Putri Kartini harus bisa menjadi teladan untuk ligkungan sekitar yang masih memegang teguh karakter serta budaya bangsa Indonesia,” kata Robby mengawali sosialisasi sore itu.
FYI nih gengs, Putri Kartini yang diadakan oleh Malang Post ini memang memiliki tujuan yang salah satunya mencetak remaja putri bertalenta dan berkarakter lho. Di tengah menurunnya moral serta etika remaja saat ini, diharapkan melalui Putri Kartini nilai-nilai budaya, sopan santun yang Indonesia banget tetap bisa dijalankan, dibudayakan dan dilestarikan tanpa harus ketinggalan zaman.
Keren kan. Robby melanjutkan, sudah banyak alumni-alumni dari Putri Kartini yang telah sukses. Bahkan ada yang menemukan passion-nya melalui ajang pemilihan ini. 
“Beberapa Putri Kartini saat ini telah sukses. Bukan cuma di Malang bahkan ada yang sampai tingkat nasional lho. Ada yang jadi Make Up Artis terkenal, jadi model brand ternama, bahkan lolos casting untuk acara reality show di acara yang sangat tekenal,” sambungnya.
Berbicara Putri Kartini memang bukan cuma soal kemampuan di dunia modeling ya gengs, bahkan lebih luas dari itu. Untuk bisa menjadi seorang putri, selain beauty yang menjadi salah satu penentunya, brain dan behavior juga nggak kalah penting. Robby menjelaskan kepada seluruh kelas 10 yang hadir saat ini, bahwa kecerdasaran, soft skill, keterampilan dan bakat lainnya juga sangat diperlukan selain fisik yang cantik. 
“Cantik dan memiliki postur tubuh aja nggak cukup untuk menjadi seorang Putri Kartini, kalian juga harus cerdas dan berwawasan luas. Begitu pula sebaliknya, cerdas aja nggak cukup kalau kalian nggak mau mengeksplor dan mengekspresikan diri kalian lewat ajang seperti Putri Kartini,” ucap mahasiswa Universitas Negeri Malang ini.
Selain Robby, hadir juga Runner Up Putri Kartini 2017, RR Galuh Wijayanti. Pada kesempatan itu Galuh yang juga siswa SMAN Taruna Nala Jawa Timur ini memberikan motivasi kepada para adik kelasnya agar lebih percaya diri dan nggak minder untuk ikut ajang yang akan digelar pada tanggal 21 April 2018 mendatang ini.
“Kita memang dididik dengan sistem militer, tapi kita nggak boleh minder untuk ikut ajang Puti Kartini ini. Meksipun rambut kita pendek, kaki berotot, kulit juga nggak putih-putih banget, tapi percayalah dan buktian bahwa kita juga punya kelebihan dan keunggulan yang bisa kita tonjolkan,” jelas Galuh memotivasi.
Buat kalian yang udah kepingin banget berkompetisi di jajang Putri Kartini, segera daftar aja. Pendaftaran dibuka sampai tanggal 24 Maret 2018 di Graha Malang Post yang berada di Jalan Raya Sawojajar Cluster Apple No 1-9 Malang. Buruan daftar! (*/nda)

Berita Lainnya :