Sekolah Berikan Dukungan Penuh pada Peserta


MALANG - Malang Post School Competition (MSC) 2K18 tidak hanya menjadi ajang unjuk gigi siswa di tingkat SMA sederajat saja. Siswa SMP juga turut berpartisipasi dan tak mau kalah dari kakak-kakaknya tersebut. Salah satunya adalah SMPN 3 Malang. Selalu menjadi pelanggan event milik Malang Post, sekolah ini selalu menyiapkan diri dengan baik.
Salah satu siswa, Sekar Arum Asmoro, mengaku jika teman-temannya telah mempersiapkan diri dengan maksimal untuk menghadapi event pelajar terbesar se Malang Raya ini. “Bahkan teman-teman yang ikut secara berani memohon izin untuk diberikan dispensasi di hari Jumat siang agar bisa latihan di studio,” jelas siswa kelas 9 tersebut.
Selain itu, Sekar panggilan akrabnya juga mengatakan jika sekolahnya tersebut memberikan dukungan penuh terhadap siswa-siswanya yang ingin berprestasi. Di lomba lainnya yaitu fotografer dan jurnalistik. Para siswa yang tergabung di dalam ekstrakurikuler Bintaraloka Broadcasting Club atau yang lebih sering disebut BBC, telah melakukan persiapan jauh-jauh hari. Latihan dan bimbingan secara intens.
“Hampir setiap hari mereka selalu belajar mengambil momen dengan tepat dan membawa kamera ke sekolah agar terbiasa peka dengan situasi. Selain itu mereka juga tidak sungkan-sungkan untuk meminta bimbingan secara langsung kepada guru muda yang ada di sekolah,” sambungnya.
Meskipun dirinya sendiri tidak bisa berpartisipasi secara langsung di kompetisi ini dikarenakan sudah kelas sembilan. Namun sebagai kakak kelas ia tetap memberikan dukungan moril secara tidak langsung kepada seluruh teman maupun adik kelasnya, agar bisa tampil maksimal dan membawa nama baik sekolah yang memilik nama khas Bintaraloka tersebut.
Bukan hanya SMPN 3 Malang saja yang telah melakukan persiapan secara intens, sekolah lain asal Kabupaten Malang yang juga telah mempersiapkan diri dengan matang adalah SMPI Bani Hasyim. Zhufira Aulia Rimba Ajrina sebagai salah satu delegasi pada lomba foto model competition mengaku telah melakukan persiapan secara matang.
“Dukungan dari sekolah memang luar biasa. Selain ditunjuk saya juga dibiayai untuk pendaftaran dan selanjutnya diminta untuk mempersiapkan diri dengan mandiri karena memang lomba saya ini individu,” jelas Zhufira.