SMAK Frateran-SMAN 8 Malang Tingkatkan Latihan

 
MALANG - Pelaksanaan Malang Post School Competition (MSC) 2018 tinggal menghitung hari. Peserta yang berasal dari berbagai daerah di Malang Raya itu kini tengah mempersiapkan diri. SMAK Frateran dan SMAN 8 Malang merupakan dua dari semua peserta yang sudah mematangkan persiapan. 
“Kami sudah menanti-nanti acara ini sejak lama. Bahkan sebelum ada pengumuman kompetisi ini, kami sudah berlatih untuk kompetisi sekelas MSC. Tahun lalu sekolah kami memperoleh juara dari beberapa bidang. Tahun ini semoga dari cabang yang kami ikuti semua menang. Ada 6 cabang sih, choir, mading 3D, dance, model, dan jurnalis,” papar peserta choir SMAK Frateran, Melody Priscolley Natalia.
Jelang MSC 2018, delegasi SMAK Frateran menambah porsi latihan. Yang semula berlatih 2-3 kali seminggu, kini menjadi lebih intens dengan berlatih setiap hari. Khusus tim mading 3D, pihak sekolah memberi dispensasi 2 jam pelajaran setiap harinya.
“Jadi kalau sudah jam 12 siang, temen-temen mading itu udah mulai keluar kelas dan sibuk ngerjain madingnya sampai sore,” sambungnya.
Khusus tim choir SMAK Frateran berlatih setiap hari tanpa memotong jam pelajaran. Melody  mengatakan tim sudah mempersiapkannya jauh-jauh hari sebelumnya.
“Sudah prepare kok, khusus buat MSC. Bahkan untuk kompetisi ini khusus kami membuat kostum terbaru untuk perform,” terangnya.
Ia berharap tahun ini menjadi tahun keberuntungan SMAK Frateran. Dia sangat ingin seluruh delegasi dari sekolahnya menyabet gelar juara. 
“Latihan kami tahun ini dengan semangat baru, semakin tinggi dari tahun sebelumnya. Semoga prestasi kami meningkat di MSC tahun ini,” kata  dia. 
Tak kalah semangat, SMAN 8 Malang juga melakukan latihan dan persiapan intens jelang MSC 2018. Hal ini dibenarkan salah satu peserta Dance Competition asal SMAN 8 Malang, Nabilla Intan. setiap minggu, ia berlatih minimal sebanyak 3 kali. Latihan tersebut rutin dilakukan setiap pulang sekolah. 
“Karena di MSC ini saingannya berat, semua punya kualitas yang bagus. Kalau latihannya asal-asalan ya nggak tau lagi deh nanti di atas panggung kayak apa. Makanya kita benar-benar latihan serius, meskipun capek dan banyak tugas. Saya dan teman-teman ingin menunjukkan bahwa ini loh SMAN 8 Malang bisa tampil memukau di acara bergengsi,” jelasnya.
Tak hanya dance saja yang menjalani latihan intens. Delegasi SMAN 8 Malang yang mengikuti cabang kompetisi mading 3D, jurnalis, dan fotografi pun demikian. Karya mading 3D sudah digarap sejak minggu lalu setelah pelaksanaan technical meeting. 
Ia berharap tahun ini delegasi SMAN 8 Malang tak hanya membawa pulang juara saja, namun juga membawa teman baru. Melalui kompetisi pelajar terbesar se-Malang Raya ini, ia dan teman-temannya ingin mengenal banyak siswa dari penjuru Malang Raya.
“Poin penting selain juara ya kekeluargaan. Menang kan senengnya sekarang aja, kalau dapat temen baru ini loh yang asiknya bakal seterusnya,” pungkasnya.
MSC 2018 akan segera hadir di Graha Cakrawala UM pada 29 Oktober hingga 1 November mendatang. Peserta dari 11 cabang lomba akan berkompetisi selama 4 hari. Dalam ajang ini, akan dimeriahkan juga oleh tenant pameran pendidikan, fashion, dan makanan yang pasti kekinian di kalangan milenial. (gz1/van)