SMKN 6 Malang – SMKN 4 Malang Siap Tampil All-out


MALANG - Tak terasa gelaran Malang Post School Competition (MSC) 2018 semakin dekat. Pelaksanaan Technical Meeting (TM) pun telah selesai Senin (15/10) lalu. Usai pelaksanan TM, beberapa sekolah mulai mempersiapkan segala sesuatu untuk kompetisi. Beberapa sekolah yang kini tengah mempersiapkan penampilan all-out adalah SMKN 6 Malang dan SMKN 4 Malang.
Untuk menghadapi acara sekelas MSC 2018, SMKN 6 memangkas jam pelajaran sekolah untuk siswa-siswi yang menjadi kontingennya pada MSC 2018. Hal ini dibenarkan oleh salah satu peserta idol asal SMKN 6 Malang, Cyzco Ellyasyach Gunawan.
“Mulai senin lalu kami sudah mulai latihan intensif. Mulai jam 8 pagi kami sudah keluar kelas dan latihan sampai pukul 4 sore. Ini nggak cuma berlaku buat mading atau band saja. Tapi juga buat teman-teman yang ikut jurnalis, fotografi, idol, dan model. Meski begitu setelah kompetisi nanti, kami tetap harus mengejar ketertinggalan,” jelasnya.
Menurutnya, MSC 2018 termasuk ajang bergengsi dan butuh persiapan khusus. Tak cukup berlatih hanya sekali dua kali dalam seminggu. Persaingannya yang akan terjadi cukup ketat membuat SMKN 6 Malang mempersiapkannya secara maksimal.
“Saingannya sekolah se Malang Raya. Mulai dari negeri maupun swasta, semua saingan yang berat dan berkualitas. Maka dari itu kami sedikit ngoyo latihannya,” sambungnya.
Cyzco berharap usahanya dan teman-teman berbuah manis. Bersama teman-temannya ia berjuang semaksimal mungkin untuk mengharumkan nama sekolah. Ia dan teman-temannya tidak ingin mengecewakan guru dan teman-teman yang mendukung.
“Kalaupun tidak juara, kami ingin teman-teman dan guru saya melihat perwakilan SMKN 6 Malang tampil memukau dan maksimal saat hari H,” pungkasnya.
Sekolah lain yang tak ketinggalan gencar-gencarnya dalam persiapan kompetisi MSC adalah SMKN 4 Malang. Tak main-main, tim Choir SMKN 4 Malang telah melakukan persiapan sejak awal September 2018. Hal ini diutarakan oleh anggota tim choir SMKN 4 Malang, Iqbal Ahmadi.
“Mulai awal September itu kami berlatih minimal 2-3 kali seminggu sepulang sekolah. Jadi nggak menganggu pelajaran. Lomba lain seperti band dan jurnalis juga latihan intensif masing-masing. Guru-guru kami setia mendukung dan membina kamu,”ujar siswa kelas X ini.
Iqbal mengatakan bahwa ia bersama teman-temannya telah memantau informasi mengenai MSC 2018 sejak Agustus 2018. Ia telah menunggu ajang yang memang terbesar se-Malang Raya. “Ajang ini bagus banget, jadi wadah bakat pelajar-pelajar di Malang Raya. Maka dari itu untuk ajang ini kami benar-benar punya persiapan khusus. Meskipun capek, tetep harus semangat,” terangnya.
Tak hanya mengharapkan gelar juara, ia dan tim choir dapat mengambil hikmah dari kompetisi ini. menurutnya nilai kekeluargaan lebih penting daripada gelar juara. “Ya semoga kalau memang juara kami nggak jadi anak-anak sombong, kalau kalah pun nggak kecewa. Saya cuma berharap kelompok ini dengan latihan rutin dan menyatukan tekad di MSC dapat menjadi lebih solid dan menampilkan yang terbaik,” tukasnya.
MSC 2018 akan dilaksanakan selama 4 hari di Graha Cakrawala UM. Ajang ini dimulai pada 29 Oktober hingga 1 November mendatang. Puluhan mading 3D dan karya foto jurnalistik peserta akan dipamerkan menghiasi sudut Graha Cakrawala UM. Tak ketinggalan juga pameran perguruan tinggi dan penampilan panggung peserta model, band, idol, choir, dan dance.(gz1/ary)