Stay Active, Keep Fasting!

 
Merasa lapar saat berpuasa adalah hal yang wajar. Sebab, kita nggak makan dan minum selama kurang lebih 14 jam. Namun, gelisah melihat jam dan memikirkan akan makan apa saat berbuka puasa justru hanya membuat lapar semakin terasa. Berikut ini ada cerita dari teman-teman GenZi yang punya kisah unik untuk mengatasi rasa lapar dan hausnya saat puasa.
Jadi Gengs, cerita pertama datang dari GenZier asal SMAN 1 Tumpang, Shima Ainur Rofi. Cewek yang hobi nulis ini ternyat rajin baca novel saat merasa lapar di siang hari. Menurutnya, melakukan aktivitas yang menjadi hobi saat puasa bisa mengalihkan pikiran kita pada rasa lapar. 
“Malah biasanya kalau udah keasikan jadi lupa kalau aku tadi lagi puasa, karena rasa laparnya udah di ganti mood happy akibat baca novel,” ceritanya gadis berhijab ini.
Selain membaca novel, Shima juga kerap menulis cerita pendek. Cita-citanya menjadi penulis buku dan jurnalis membuatnya terus mengasah kemampuannya.
“Biasanya pulang sekolah itu haus banget, nggak tahu lagi harus gimana. Akhirnya aku salat, mandi, lalu menyalakan laptop dan menulis. Kadang cerpen, kadang belajar nulis berita, selain mengalihkan rasa haus, cara ini juga bermanfaat karena melatih kreatifitas menulisku. Bikin mood membaik lah menulis ini,” jelasnya.
Beda lagi nih cerita dari GenZier asal SMAN 7 Malang, Wahyu Rahmawati yang lebih memilih nge-game sebagai kegiatan pengalihan rasa laparnya. Menurutnya, kegiatan nge-game bukan sekedar hobi dan senang-senang. Main game membutuhkan konsentrasi, dan hal itu sangat bermanfaat untuknya. 
“Nge-game itu melatih otak untuk belajar strategi. Disaat otak kita lagi mikir, udah ilang deh rasa haus atau lapar yang menyerang .” terangnya.
Permainan yang ia mainkan di gawai-nya paling sering adalah push rank mobile legend. Meskipun sambil bermalas-malasan diatas kasur, Wahyu meyakini bahwa game tersebut adalah bagian dari olahraga.
“Cuma olahraganya dalam bentuk aktivitas otak aja sih. Biasanya aku main game ini dari siang sampai sore. Boleh banget sih main game ino lama, tapi aku atau mungkin juga GenZier yang baca semoga nggak sampai lupa waktu dan tetap melakukan kegiatan ibadah penambah pahala,” pungkasnya.
Untuk sebagian orang, menjalankan ibadah puasa memang bukanlah hal yang mudah. Apalagi, puasa Ramadan dilakukan selama sebulan penuh Gengs. Saat merasa berat dan ingin membatalkan puasa karena haus atau lapar, ingat tujuan awal ibadahmu Guys. Bulan Ramadan nggak bakal datang 2 kali selama satu tahun, kamu bisa mengalihkan nafsu makanmu dengan hal-hal yang bermanfaat seperti teman-teman Genzi di atas.
Oh iya, FYI kamu juga pikirkan lagi manfaat puasa Guys. Menahan lapar bukan berarti menyiksa badan dan membuat tubuhmu nggak sehat. Justru saat fase menahan lapar dan haus inilah banyak banget manfaat yang baik untuk tubuhmu.
Beberapa diantaranya puasa dapat menyehatkan jantung, mengurangi resiko kanker, menanggulangi stres, hingga mencegah obesitas. So, tahan lapar dan hausmu ya! selamat puasa! (*/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :