Awalnya Sempat Grogi

 
Menjadi anggota Binmas bukanlah pekerjaan yang gampang. Berhadapan langsung dengan masyarakat, tentu saja harus banyak pengalaman. Itulah yang menjadi tanggung jawab Bripda Rika Silvi Yanuarti. Padahal sebelumnya, Polwan yang bertugas di Polsek Sumberpucung ini tidak pandai berbicara di depan umum. Tidak hanya itu, saat mendaftar sebagai Polisi ia sempat minder.
“Bisa dikatakan aku orangnya pemalu. Saat mendaftar Polwan saja aku tidak punya persiapan sama sekali. Apalagi harus berbicara di depan umum. Namun, berkat dukungan dan orangtua, aku mengeluarkan seluruh kemampuan,” ujar Rika kepada Malang Post.
Diceritakan Rika, saat itulah ia mulai berani untuk tampil di depan umum. Pasalanya tugas dari Unit Binmas adalah melaksanakan pembinaan terhadap masyarakat. Yakni, kegiatan pemberdayaan Polmas, ketertiban masyarakat dan kegiatan koordinasi dengan pengamanan swakarsa. Selain itu juga kegiatan kerja sama dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Nah, dari situ, mau tidak mau aku harus berani keluar dari zona nyamanku. Awalnya memang susah, namun seiring bergulirnya waktu kita akan mendapat banyak pelajaran,” terang perempuan kelahiran Malang, 30 Januari 1996 ini.
Dijelaskannya, saat pertama bertugas ia memberikan penyuluhan di sekolah-sekolah dan berbagai lembaga, baik pemerintah maupun swasta. Saat pengalaman pertama, kata dia, bicara di depan umum waktu ada kunjungan dari PAUD ke Polsek Sumberpucung.
“Saat itulah Kapolsek memberi tugas untuk materi lalu lintas. Pertamanya gak bisa lancar, grogi dan ngomongnya salah-salah. Ternyata setelah itu bisa lancar karena sudah membaur dengan suasana,” kenangnya.
Dengan pengalaman tersebut, Rika sangat bangga dan senang bisa mewakili lembaga saat ada kegiatan sosialisai. Karena dari kegiatan sosialisasi tersebut, ia bisa berdekatan dengan masyarakat. “Banyak pelajaran yang telah aku dapatkan, hal itu membuatku semakin mudah dalam menjalankan tanggung jawab sebagai anggota Bimnas,” pungkasnya. (mg20/jon)

Berita Lainnya :