Belajar Mencintai Pekerjaan


PERNAH merasa salah jurusan saat sekolah? Atau merasa terpaksa mengambil pilihan? Ternyata perasaan salah memilih bisa saja berbuah kesuksesan. Asalkan menekuni pilihan yang semula dianggap bersalah itu.
Begitulah yang dialami Adyuta Sheila Reswara, desainer muda asal Malang. Awalnya ia mengaku tidak menyukai dunia fashion. “Saya dulu belajarnya sampai nangis-nangis karena tidak mengerti dan memang tidak suka,” cerita Sheila tentang awal sekolah di jurusan desain  SMKN 3 Malang. 
Mulanya ia ingin  mengambil jurusan tata boga di sekolah tersebut. Itu karena dia suka masak. “Tetapi sama ayah tidak boleh. Lalu saya juga sempat bingung. Mau masuk mana. Tetapi setelah berpikir panjang ambilah jurusan desain,” papar gadis kelahiran tahun 2000 ini.
Saat itu Sheila tidak berpikir sama sekali untuk membuat sebuah kostum, bahkan brand desain sendiri. Ia mengaku sangat susah saat mempelajari teknik-teknik menjahit dan desain di awal belajarnya. Apalagi sering tertusuk jarum saat itu.
Akan tetapi, sang ibu, menyemangati Sheila dari hari demi harinya. Ia mengingat pesan ibunda agar memakai kesempatan sekolahnya tersebut untuk belajar sesuatu yang baru. Bahwa apa yang dihadapinya harus diterima bahkan harus dikuasai hingga akhir.
“Akhirnya pas mau naik kelas dua, kan ada penjurusan. Saya memilih desain. Di situ lebih sulit lagi karena kita juga diajari bagaimana mengelola segalanya di bidang desain. Jenis kain, model, pola baju dan lainnya,” papar gadis yang sempat mengikuti ajang Beauty Pageant Malang Post Putri Kartini di tahun 2018 ini.
Di masa tersebut, Sheila juga mendalami bidang lain yakni modelling. Ia bergabung ke dalam sebuah agency model di Kota Malang. Kembali sang ibunda memberikan semangat pada Sheila untuk mencoba membuat sebuah desain kostum sendiri.
Desain itu yang nantinya ia bawa, berlenggak lenggok di atas panggung sebagai model. Tentu sembari memperkenalkan desainnya tersebut. Saran ini diikutinya.
“Saat itu saya desain kostum baju memadukan motif batik dengan kain baju kasar. Saya pakai, ternyata teman-teman model tertarik juga mau makai,” tegasnya.
Sampai ketika pada sebuah event fashion di Kota Malang, teman-teman agency modelnya yang ikut event tersebut memakai desain rancangannnya. Meski tidak banyak tetapi hal ini membuat Sheila sangat bersemangat mencoba lebih besar.
Sejak tahun 2017 lalu, iamemiliki brand clothing sendiri yang diberi nama Sunciel Design. Belasan koleksi sudah dikeluarkan dari brand tersebut. Kebanyakan desain memang diperuntukkan untuk busana muslim hingga gaun-gaun indah.  
Terhadap perjalanannya itu, Sheila memetik hikmah tersendiri.“Pesannya sih sebenarnya kita harus mencoba suka dulu apa yang ada dihadapan kita. Juga membiasakan diri dengan kegiatannya, belajar mencintai pekerjaan. Harus niat walaupun berat, jangan bayangin yang enak-enak aja. Lama lama kan jadi hobi yang dibayar gitu,” pungkasnya. (ica/van)

Berita Lainnya :