Berpikiran Positif


SEBAGAI profesional di bidang jasa dan layanan klien, Sales and Marketing Manager Hotel The 101 Malang OJ, Ledya Shelfy, memasang persepsi penting dalam profesinya. Shelfy, selalu berpikir positif. Menurutnya, cara berpikir yang positif bisa memengaruhi pembawaan personalnya ketika bertemu tamu dan pengunjung hotel.
“Saya meyakini positive thinking itu bukan sekadar kata-kata biasa, tapi bisa memengaruhi semua aspek kehidupan saya, termasuk dalam profesi saya di bidang hotel,” kata Shelfy kepada Malang Post.
Bagi dia, pikiran positif, tak hanya berpengaruh pada pekerjaan maupun bidang profesionalnya. Kehidupan pribadi dan pertemanannya di luar ruang kerja, juga terdampak positif dari persepsi berpikirnya. Shelfy menyebut, cara berpikir positif, ikut mendukung kepercayaan diri dalam semua hal.
“Contoh sederhananya, dengan berpikir positif, saya bisa semakin percaya diri saat memiliki rambut baru, model dan style baru. Selama saya berpikir positif dan percaya diri, saya rasa orang akan melihat aura yang keluar dari rasa percaya diri tersebut,” sambung Shelfy.
Karena itu, ia tidak terlalu suka memakai make up berlebihan saat bekerja maupun datang dalam acara tertentu. Secara khusus, Shelfy memilih satu produk kulit buatan Jepang yang cocok dengan dirinya. Dia memakai produk ini, tidak memakai bedak pada hari-hari rutinnya berprofesi. Shelfy juga memakai lipstik, dan blush on secukupnya agar tetap segar.
“Yang pasti harus cari produk yang cocok dengan kulit, sehingga tidak perlu make up berlebihan. Selama cocok dan tidak bikin iritasi, tidak perlu berpikir itu barang murah. Kan yang pakai kita sendiri, bukan orang lain. Selama nyaman, rasanya itu bagus buat diri sendiri,” ujar Shelfy.
Untuk mengimbangi pekerjaannya, Shelfy biasa konsumsi makanan yang penting bagi tubuh. Dia sarapan buah atau roti saat pagi hari. Siang hari, dia baru makan besar. Tapi ia sudah berikrar tidak mengkonsumsi jeroan. Setiap makan harus ada sayur yang masuk ke dalam tubuhnya.
“Minum air putih tentu secukupnya. Saat saya makan, harus ada sayur, itu wajib. Saya juga ikrar tidak makan jeroan,” tambahnya. Shelfy juga mengikuti kegiatan olahraga mingguan di kantornya. Sehingga mendapatkan waktu yang cukup untuk membakar kalori di dalam tubuhnya.
“Kantor pasti ada acara olahraga, entah aerobik atau senam. Tapi, saya juga biasanya olahraga lari. Jika ada waktu, maka saya lari di jalan. Kalau sedang terbatas waktu, saya biasanya lari di treadmill,” tutupnya.(fin/van)

Berita Lainnya :