Calon Dokter Hewan


MALANG - Cantik-cantik suka 'utak-atik' binatang. Hal itu terjadi pada sosok Untsa Nabilla, gadis 21 tahun yang pernah menyandang sebagai Putri Lingkungan Kota Malang tahun 2015. Ia pun bablas mengambil pendidikan di Fakultas Kedokteran Hewan dan berniat menjadi ahli bedah hewan sebagai profesinya kelak.
Wajahnya cantik dan sering nongol di pemilihan beauty Pageant di Kota Malang. Ajang seperti Putri Kartini Malang Post, Putri Lingkungan, Miss Matos hingga Kakang Mbakyu pernah dia ikuti.
Untsa kerap tampil cantik, dengan balutan gaun anggun serta berlenggak-lenggok di catwalk. Namun, siapa sangka kesehariannya dia suka dengan mempelajari anatomi binatang. Bahkan, dengan binatang seperti ular pun dia tidak takut.
"Sebenarnya aku suka binatang sejak kecil. Terus suka sama ilmu bedah dan anatominya. Apalagi pas membedahnya," ujar Untsa.
Kesukaannya pada binatang, seolah sejalan dengan keberuntungannya ketika lulus SMA dia justru diterima di Fakultas Kedokteran Hewan, sekalipun dia juga tertarik untuk melanjutkan kuliah ke Fakultas Kedokteran.
"Sama Allah tampaknya direstui menjadi dokter hewan. Ya saya menjalaninya tetapi asik juga," paparnya.
Namun, meski sejak 2016 menjadi mahasiswa FKH di Universitas Brawijaya Malang, dirinya juga tidak segan untuk mengikuti lomba kecantikan, yang juga digemarinya. Tercatat selain menjadi Putri Lingkungan Kota Malang 2015, dia kemudian mengikuti Miss Matos dan terpilih sebagai Miss Matos berbakat 2016 dan Finalis Kakang Mbakyu 2017. Lantas dia juga menjadi Duta Veteriner FKH UB tahun 2016.
"Ya acara itu saya ikuti disela kuliah. Dulu masih santai, kalau sekarang sudah mulai fokus kuliah. Bahkan job-job seperti nyanyi juga mulai saya kurangi," beber perempuan bersuara merdu tersebut.
Menurutnya, karena kuliahnya sudah memasuki semester 6 dan dia mulai mengajukan proposal skripsi, kesibukan di luar pendidikan dia batasi. Biasanya, dia kerap diminta tampil di acara Pensi SMA yang ada di Malang atau kampus atau di pusat perbelanjaan.
"Sekarang, beratnya itu karena selain masih ada jam kuliah dari pagi-sore, saya  masih harus cocokin jadwal revisi sama dosen. Makanya, saya juga harus bisa disiplin waktu. Mau main jadi pikir dua kali, begitu juga terima tawaran nyanyi," tambahnya.
Namun, dia tetap tidak meninggalkan menyanyi yang merupakan hobinya. Seperti beberapa saat lalu menjadi bintang tamu di Putri Kartini 2019 atau sekadar nge-band bareng teman kampusnya.
"Hobi nyanyi sama musik tetap jalan. Karena, kadang ini sebagai refreshing ketika bosan dengan menumpuknya tugas kampus. Sesekali ajak adik-adik tingkat di UKM Musik di kampus latihan band," terang perempuan yang juga memperdalam musik piano tersebut.
Untsa menyebutkan, hal tersebut hanya sebagai selingan saja. Sebab, tahun ini dia benar-benar fokus ke pendidikannya. "Saya nikmati saja, karena masa mendatang pasti tidak terulang," pungkas perempuan asal Sawojajar itu.(ley/ary)

Berita Lainnya :