Kejar Karir Jaga Keluarga


PEREMPUAN harus mandiri dan meniti karir. Namun demikian perhatian untuk keluarga tetap prioritas. Begitulah prinsip Diah Novita. Hari-harinya bertugas sebagai marketing communication Food and Beverage di Fave Hotel Batu cukup menyita waktu.
Tapi bagi perempuan berusia 25 tahun ini, menjaga kondisi keluarga dan rumah tangga sangat diutamakan. Sebab terkadang kerap muncul pandangan miring terhadap perempuan yang mengejar karir, namun gagal dalam menjaga rumah tangga.
“Kurang greget rasanya kalo hanya berkegiatan menjadi ibu ruma tangga. Tapi Alhamdulillah bisa bagi waktu antara pekerjaan dan keluarga hingga saat ini,” papar perempuan berambut panjang ini kepada Malang Post.
Novi, sapaan akrabnya mengaku senang melakukan pekerjaan yang digemari. Khususnya yang ia gemari bidang hotelier. Ini membuatnya tetap bersemangat dalam memberikan yang terbaik untuk keluarga yang baru ia bangun.
Pekerjaan yang berhubungan erat dengan pelayanan seperti menjadi marcomm di hotel memberikannya banyak pelajaran. Selain itu mendapat banyak pengalaman hidup. Di antaranya melatih kesabaran, mengejarkan berbagai hal berbeda dalam satu waktu alias multitasking hingga memahami berbagai macam karakter orang. Inilah yang membuatnya tetap mempertahankan pekerjaannya walaupun sudah menikah.
“Ibarat kata, di dunia hotelier gak ada tuanya. Intinya selalu awet muda karena menyenangkan sekali bekerja di bidang hotelier,” tegasnya.
Ia mengakui, pekerjaan di bidang hotel memang menguras tenaga dan waktu. Terlebih jika datang high season, dimana beban kerja akan bertambah karena banyak tamu. Terlebih Kota Batu merupakan destinasi wisata yang akan sangat padat wisatawan jika musim libur datang.
Saat itulah kerap pekerjaan akan menyerap banyak waktu. Lembur dan perhatian pada pekerjaan tidak akan terhindarkan.
“Makanya kita akan cari waktu lain untuk bareng sama keluarga. Yang jelas semua adalah komitmen dari awal,” tegasnya.
Menurut Novi, bekerja dan berkarir merupakan salah satu pilihan perempuan saat ini. Terlebih jika hal tersebut merupakan passion atau cita-cita. Tidak ada yang dapat menghalangi seorang perempuan untuk berkarir sesuai yang diinginkannya.
Hanya saja, lanjut Novi, hal ini harus benar-benar diimbangi dengan komunikasi dan keharmonisan bersama orang-orang terdekat. Ia pun memiliki cara lain untuk menjaga keharmonisan bersama keluarga. Yakni travelling.
“Jogja, Bali saja sudah sangat indah,” papar perempuan asli Malang ini.
Travelling, menurutnya merupakan hobi yang dapat membuka wawasan tidak hanya memuaskan diri pergi ke satu tempat dan mengabadikan momen saja. Saat pergi berjalan-jalan ke tempat baru, pengetahuan akan bertambah.
Dengan pengalaman baru, maka seseorang akan dapat mengerti hal baru. Khususnya dia sendiri yang bekerja di bidang perhotelan. Hal ini akan membuat pengetahuannya soal pelayanan di hotel menjadi lebih luas.
“Ya saya suka lihat pegawai hotelnya. Bagaimana cara mereka yang berbeda dari saya saat bekerja. Apa yang menarik, apa yang perlu diadopsi, dipelajari. Ini sangat menarik. Selalu ingin travelling terus,” katanya.
Novi menambahkan, menjadi marcomm FnB hotel dan juga seorang istri adalah pekerjaan penuh waktu. Hal ini oleh kebanyakan orang masih dianggap berat. Akan tetapi, bagi siapapun yang menikmatinya tidak akan terasa berat.
Maka dari itu, pesannya, jalani pekerjaan yang dicintai dan juga sebisa mungkin membagi waktu rata dengan keluarga. Dengan inilah semuanya akan seimbang. (ica/van)

Berita Terkait