Sempat Gagal Jadi Finalis

 
Sempat minder dan pernah gagal dalam gelaran Kangmas Nimas (Kangni)Kota Batu tahun 2016 lalu, membuat perempuan cantik bernama Fitrinda Wieke Dwie Putri tak patah arang. Dia mengaktifkan diri diberbagai kegiatan,mulai modelling dan beberapa ajang kecantikan.  Itu semua semakin menambah pengalamannya untuk memberanikan diri ikut dalam Kangmas Nimas tahun ini. Keke, sapaan akrabnya menjelaskan, tahun 2014 sempat mau ikut Kangni. 
"Awalnya dapat info dari teman, tapi pas tau kalau banyak yang ikut dan kebanyakan model-model profesional jadi minder," ujar Keke dengan senyum malu.
Tak mau menyerah,  tahun 2016 ia mulai aktif di kegiatan model. Walaupun hanya sederhana, dari kegiatan itu banyak pengetahuan didapatnya sebagai modal untuk ikut dalam Kangni Kota Batu.
"Saya meyakinkan diri untuk mencoba Kangni tahun 2016. Waktu itu masih kelas 3 SMA. Tapi keberuntungan belum memihak dan lolos sampai 50 besar saja," kenang perempuan kelahiran Ngawi, 2 Februari 1998 ini.
Menyadari banyak kekurangan yang dimilikinya, Keke terus mengembangkan potensi dengan terus berusaha dan belajar aktif di organisasi dan duta kampus di UM.
"Jadi selama dua tahun itu aku buat belajar dan memotivasi diri bahwa Keke mampu dan bisa," ungkapnya.
Dukungan g luar biasa dari kedua orangtua dimanfaatkan dengan baik. Pada akhirnya tahun 2018 mencoba lagi untuk mengikuti Kangni Kota Batu dan diberi kesempatan bisa bergabung untuk mengembangkan potensi dirinya.
Dengan mengahadapi kegagalan berulang kali itu, Keke percaya bahwa rencana Tuhan itu indah. Karena menurutnya kegagalan bukan suatu hal yang dijadikan beban. Tapi suatu motivasi untuk belajar, berubah dan memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih lagi.
"Sekarang Keke senang dan bersyukur, berkat dukungan orang tua dan kerja keras aku bisa sampai di tahap ini dan menjadi finalis Kangmas Nimas Kota Batu 2018," pungkasnya. (eri/aim)

Berita Lainnya :