Tantangan Manajemen Waktu


MALANG - MEMBAGI waktu bukanlah hal mudah. Apalagi jika seseorang memiliki kesibukan tinggi setiap hari. Namun manajemen waktu menjadi tantangan bagi perempuan berparas cantik, Ainur Rohmah Wijayanti.
Selain finalis Nimas Kota Batu 2018,  ia juga punya kesibukan lain. Tanggung jawab finalis Duta Budaya dan Museum Kota Malang 2015 adalah kesibukan lain. Bagi Ayin, sapaan akrabnya, harus benar-benar menghargai waktu agar fokus menjalankan tanggung jawab.
"Mengikuti ajang Duta Wisata, baik di Malang dan Kota Batu sangat menguras waktu dan tenaga. Kita harus bisa menghargai waktu sehingga sebisa mungkin mengatur jadwal," ujar Ayin dengan senyum manisnya.
Diceritakan lulusan S1 Keperawatan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Malang 2017 ini, banyak orang mengira ajang duta wisata hanya untuk gaya-gayaan atau nampang hits. "Padahal di situ kita diajarkan tentang kedisiplinan, menghargai satu sama lain dan pastinya belajar. Bagaimana kita bisa mengajak masyarakat untuk lebih mencintai wisata atau budaya sendiri. Khususnya kearifan lokal tiap daerah," perempuan kelahiran Malang, 25 Agustus 1995.
 Selain itu, lanjut dia, saat ini banyak generasi kaula muda banyak mengikuti gaya kebarat-baratan. Duta wisata harus mengenalkan potensi wisata di daerahnya. "Masyarakat juga boleh ikut dan berperan besar dalam mempromosikan potensi wisata atau budaya," pungkasnya. (eri/feb)

Berita Lainnya :