Menghindari Kebiasaan Buruk Pemicu Kanker

Judul Buku    : Mana Yang Menyebabkan Kanker?
Penulis        : DR. Toshio Akitsu
Penerbit    : Qanita
Cetaan        : 1. 2017
Tebal        : 157 Halaman
Peresensi          : Ahmad Wiyono, pegiat Literasi, tinggal di Pamekasan Madura


Kanker adalah penyakit mengerikan yang sangat ditakuti banyak orang, jenis penyakit ini disebut-sebut sebagai penyakit yang mematikan. Itu sebabnya, manusia cenderung down saat divonis sudah terjangkit oleh jenis penyakit tersebut. Bahkan, tak jarang seseorang yang sudah terkena kanker meyakini bahwa hidupnya akan segera berakhir.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bahwa penderita kanker terus meningkat setiap tahun, salah satu pemicunya adalah pola hidup manusia yang serba instan. Ada banyak kebiasaan buruk yang dilakukan manusia ternyata menjadi pemicu tumbuhnya benih-benih kanker. Ini menjadi problem besar, saat dunia begitu gencarnya menkampanyekaan bebas dari kanker, justeru manusia larut dengan sejumlah kebiasaan buruk yang memicu lahirnya penyakit ganas tersebut.

Perekat Umat Bernama Abdul Somad

Judul         : KH. Abdul Somad, Mazhab Ukhuwah
Penulis     : Samsul Arifin dan M. Taufiq Maulana
Penerbit     : CV. Razka Pustaka
Edisi         : I, November 2017
Tebal         : 257 halaman

ISBN    : 978-702-63206-3-5
Peresensi    : Ahmad Fatoni
  Pengajar Pendidikan Bahasa Arab FAI-UMM



DI TENGAH suasana keberagamaan umat Islam yang kerap tegang belakangan ini, tiba-tiba muncul seorang ustadz yang coba menghimpun kekuatan yang berserakan. Banyak pandang mata terhenyak. Umat yang selama ini terpecah, gemar berselisih, dan tekotak-kotak, kini saling bertatap muka, berpelukan, berangkulan dalam tangis penuh persaudaraan.

Motivasi bagi Remaja Zaman Now

Judul        : 17 Tahun Itu Bikin Pusing
Penulis        : Maya Lestari Gf
Penerbit    : Pastel Books
Cetakan    : 1, Januari 2018
Tebal        : 220 halaman

ISBN        : 978-602-6716-08-8
Peresensi    : Al-Mahfud*)
    
    Seseorang yang memiliki ambisi kuat untuk mencapai tentang suatu cita-cita biasanya akan melakukan apa saja untuk meraihnya. Ketika segala daya dan upaya sudah dilakukan dan hasil yang didapatkan tak sesuai harapan, sering orang akan terjatuh dalam kesedihan dan keterpurukan. Bahkan, tak jarang orang akan menyalahkan keadaan dan orang-orang di sekelilingnya. Hal tersebutlah yang dialami olah Adriana Tsanee (Nana), tokoh utama dalam novel karya Maya Lestari Gf ini. Novel terbaru ini mengajak kita tenggelam dalam emosi seorang remaja dengan segala ambisi dan emosinya.

Berita Terkait

Berita Lainnya :