Malang Post Umrahkan Dua Karyawan

 
MALANG – Malang Post melanjutkan tradisi mengumrahkan karyawan. Kamis (14/12), di tengah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dua karyawan diumumkan berangkat umrah ke tanah suci. Keduanya adalah Bagus Ary Wicaksono selaku Redaktur Pelaksana Malang Post dan Admin Iklan, Nur Towilir Rohmah.
Ya, peringatan Maulid Nabi ini digelar di Lantai 1 Graha Malang Post Kamis (14/12) Rabiul Awal 1439 H. Dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan, Direktur Utama Malang Post H. Juniarno D Purwanto, Direktur Malang Post H. Sudarno Seman dan Asisten Direktur H. Edi Iswanto dan Sri Nugroho serta Pemimpin Redaksi Malang Post Dewi Yuhana. 
Pengasuh Ponpes Darus Saadah, Kota Batu, Kiai Munir Fatkhulloh dan kelompok terbangan Yayasan Salamatul Barokah, Kota Malang Pimpinan Ust. Syamsul Arifin dihadirkan untuk keluarga besar Malang Post. Menurut Direktur Utama Malang Post, H. Juniarno D Purwanto, momen maulid ini adalah istimewa.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua yang hadir, silaturahmi di momen Maulid ini mengingatkan saya pada awal berdirinya Malang Post hingga saat ini. Selain itu dalam perayaan kebersamaan ini Malang Post juga memberangkatkan karyawannya umrah ke tanah suci sebagai rasa  syukur dan terima kasih,” ujar Direktur Utama Malang Post, H Juniarno D Purwanto.
Ia menambahkan, jika selama setahun saat perayaan Maulid Nabi hingga menjelang bulan Ramadhan nanti, Malang Post ,menyiapkan enam paket umrah untuk para karyawannya. “Yang beruntung kali ini adalah Redaktur Pelaksana Malang Post Bagus Ary Wicaksono yang Insya Allah akan berangkat pada tanggal 27 Desember dan satunya Nur Towilir Rohmah,” terangnya.
Usai memberikan sambutannya, Direktur Utama Malang Post mengalungkan sorban dan memakaikan kopiah kepada Bagus Ary Wicaksono. Didampingi Direktur Malang Post H. Sudarno Seman. Kemudian juga diikuti penyerahan potongan tumpeng kepada keduanya. Pada kesempatan tersebut, rasa bahagia terlihat dari wajah Redaktur Pelaksana Malang Post Bagus Ary atas hadiah umrah tersebut.
Hal sama dirasakan oleh Nur Towilir Rohmah, yang bahkan hingga meneteskan air matanya karena kaget atas pemberian kejutan tersebut. Bagus Ary Wicaksono mengatakan sangat bersyukur dan berterima kasih banyak atas kepercayaan terhadapnya selama ini. 
“Ucapan terima kasih saya ucapkan kepada Bapak direktur utama dan para pimpinan direksi. Semoga ini menjadi awal yang baik buat saya, mohon maaf dari saya kepada rekan-rekan semua jika ada salah dan khilaf,” ungkapnya. 
Hal senada juga diungkpakan oleh Nur Towilir Rohmah.
“Alhamdulillah, saya tidak nyangka secepat ini panggilan Allah SWT dan terima kasih pada Pak Pur, Pak Darno, Pak Edi dan Mbak Hana dan semua teman-teman. Saya berharap semua yang belum umrah bisa menyusul. Aamiin,” ucapnya.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Darus Saadah, Kota Batu, Kiai Munir Fatkhulloh memberikan siraman rohani dalam peringatan hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia menceritakan, tiga hari sebelum Rasulullah wafat, beliau dikunjungi beberapa sahabat.
Diceritakan oleh Kiai Munir, jika sahabat Rasullulah berkata kepada Rasul bahwa mereka ketakutan kehilangan beliau. Para sahabat tersebut bertanya apa yang harus dilakukan saat Rasul wafat. Pada saat itu, Rasullulah memberi jawaban jika meninggal, ada dua nasehat yang harus ditinggalkannya.
“Bahwa satu bisa berbicara yaitu Alquran dan kedua yang tidak bisa mengeluarkan kata yaitu kematian,” ujar Kiai Munir.
Maka, dengan kembali kepada Alquran dan mengambil pelajaran akan kematian adalah pesan yang ingin disampaikan oleh Rasullulah. Dalam siraman rohaninya, tak lupa sang kiai juga melantunkan doa untuk segenap keluarga besar Malang Post. Agar Malang Post senantiasa menjadi ladang rejeki barokah bagi para karyawannya.
Pada akhir acara, seluruh keluarga besar Malang Post dan tamu undangan beramah tamah untuk menikmati hidangan. Dan saling bercengkarama. Raut muka bahagia juga terlihat oleh seluruh keluarga besar Malang Post, menggambarkan kebersamaan dan kekompakan mereka selama ini dalam bekerja.(eri/ary) 

Berita Lainnya :