Putri Kartini Malang Post, Lahirkan Generasi Penerus yang Membanggakan

Sebagai kota terbesar kedua di Jatim, Kota Malang tak pernah sepi dari penyelenggaraan event fashion dan pemilihan duta. Sayangnya dari beragam event yang menyasar anak muda, kebanyakan hanya fokus pada kecantikan, catwalk, dan keindahan busana yang dikenakan oleh peserta. Sementara untuk kompetisi yang lebih berbobot dengan penilaian lebih komplit yang meliputi brain, beauty dan behavior masih jarang digelar.
Melihat kondisi tersebut, kru M-Teens yang saat ini dikenal dengan GenZi, berinisiatif membuat event pemilihan duta dengan seleksi yang tidak hanya didasarkan pada kecantikan, tetapi juga aspek wawasan dan kepribadian. Inisiatif itu pun kemudian diwujudkan dengan menggelar Pemilihan Putri Kartini Malang Post pada tahun 2010.
Nama Putri Kartini sengaja dipilih karena penyelenggaraannya memang dilangsungkan pada bulan diperingatinya Hari Kartini. Selain itu, nama ini dipilih sebagai pondasi agar pemilihan ini didasarkan dari sosok pahlawan perempuan Indonesia, Kartini, yang memiliki paket komplit sebagai perempuan, yakni cantik, cerdas dan beretika.
Di tahun pertama, pemilihan dilangsungkan dengan sederhana di atrium Plaza Araya. Meski demikian, proses seleksi sudah dilakukan dengan sangat ketat mengingat tujuan awal penyelenggaraan ini adalah mencari remaja putri yang tidak hanya cantik tetapi juga cerdas dan berkepribadian baik. Para peserta pun mengikuti proses penilaian administrasi, wawancara hingga unjuk bakat dengan dewan juri yang kompeten di bidangnya. Pada penyelenggaraan yang pertama, Gita Nur Cholifah, yang saat itu siswi SMAN 9 Malang terpilih sebagai juara.
Pada tahun 2011, Pemilihan Putri Kartini sudah lebih dikenal oleh masyarakat Malang. Peserta yang ikut serta pun membeludak. Karena antusias yang tinggi, penyelenggaraan pun diputuskan dilakukan di Balai Kota Malang yang sekaligus untuk memeriahkan HUT Kota Malang. Tak hanya peserta yang membeludak, para penonton juga membanjiri area penonton. Terpilih Ragilda Rachma yang kala itu merupakan siswa SMPN 1 Malang sebagai juara pada penyelenggaraan Pemilihan Putri Kartini 2011.
Tahun berlanjut, Pemilihan Putri Kartini semakin diakui oleh masyarakat. Bahkan penyelenggaraannya selalu ditunggu-tunggu. Wakil-wakil terbaik dikirimkan oleh sekolah-sekolah di Malang Raya karena imej Putri Kartini sudah terkenal sebagai duta remaja yang cantik, berwawasan luas serta berkepribadian baik. Bahkan gelar sebagai juara maupun finalis Putri Kartini menjadi salah satu prestasi yang bergengsi.
Jebolan-jebolan Putri Kartini memang terbukti adalah anak muda yang tidak hanya mengandalkan fisik. Beberapa nama saat ini sudah membuktikan jika dirinya memang pantas menyandang gelar tersebut dan kini sukses di bidangnya. Salah satunya adalah pemenang Putri Kartini 2012, Khadijah Azzahra yang meskipun masih menyandang status mahasiswa UB juga memiliki bisnis Make Up Artist yang sukses. Ada juga pemenang Putri Kartini 2015, Clodia Bestari yang kini laris manis malang melintang di dunia model profesional.
Hadirnya sosok berprestasi dan menjadi inspirasi remaja masa kini inilah yang sejak awal menjadi misi Malang Post tetap berkomitmen menggelar ajang Putri Kartini. Saat melihat jebolan Putri Kartini sukses, rasa bangga dan bahagia langsung menyeruak di hati kami karena berhasil mengantarkan mereka menjadi orang hebat. Semoga langkah kecil yang selama ini kami lakukan dapat terus bermanfaat, khususnya untuk generasi penerus bangsa. (nda/van)
 

Berita Lainnya :