Visi Cerdaskan Petani, Sinau Berita di Malang Post


MALANG – Membicarakan persaingan antar dunia bisnis maupun perusahaan memang tidak ada habisnya. Tak terkecuali Malang Post itu sendiri, yang bersaing tidak hanya dengan media lain namun juga dengan sesama group. Hal ini disampaikan Buari, STP selaku sekretaris Redaksi saat menerima kunjungan dari 36 mahasiswa mata kuliah (matkul) Dasar Komunikasi (Daskom) kelas G program studi Agribisnis Fakultas Pertanian (FP) UB, Kamis (19/4) lalu.
Persaingan antar media ini menjadi topik pembahasan yang selalu menarik, bahkan mahasiswa selalu mempertanyakannya setiap sesi kunjungan. Apalagi saat ini media online terus berkembang, sehingga persaingan khususnya di Malang semakin ketat.
Namun, menurut Buari, STP, adanya persaingan justru membuat Malang Post semakin kreatif dan inovatif dalam mengembangkan ide-ide baru untuk terus menyapa para pembaca. Terobosan baru serta kualitas produk juga menjadi target agar menjadi sebuah media cetak yang terus dinanti-nanti para pembaca di Malang Raya.
Asisten Praktikum Daskom kelas G, Dame Lastiur, mengatakan, kunjungan ini supaya mahasiswa dapat mengenal media komunikasi salah satunya media cetak koran yang saat ini mulai ditinggalkan  namun keberadaannya masih sangat diperlukan.
“Kemudian nantinya mahasiswa mampu menyampaikan segala informasi khususnya dalam bidang pertanian melalui media cetak, dengan target petani yang kurang dalam ilmu pengetahuan,” terang Dame.
Bagaimanapun mahasiswa pertanian outputnya bisa mengabdi kepada masyarakat demi kemajuan dunia pertanian dan kesejahteraan petani itu sendiri. Sehingga penting bagi mahasiswa Daskom untuk mengetahui media cetak koran agar begitu mereka lulus kemudian berprofesi sebagai petugas penyuluh lapang atau profesi yang berkaitan langsung dengan petani bisa memberi kemudahan menyampaikannya kepada masyarakat lewat bantuan media cetak karena selama di perkuliahan sudah mendapatkan materi dan praktik langsung.
“Selain agar mahasiswa tahu, juga supaya mereka bisa belajar langsung tentang jurnalistik kepada ahlinya, sehingga begitu mereka menyampaikan sebuah informasi kepada petani karena sudah mendapatkan ilmunya saat kunjungan ini, maka mereka sudah paham poin penting apa yang perlu ditekankan sehingga petani bisa dengan mudah menerima,” pungkas Dame.
Sementara itu, Malang Post kembali menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Jumat (20/4) kemarin. Kali ini sebanyak 33 mahasiswa dari kelas K menimba ilmu dari Buari S.TP selaku sekretaris redaksi Malang Post.
Puluhan mahasiswa ini nampak antusias ketika menerima pemaparan materi tentang industri media cetak koran tersebut. Mulai dari pengumpulan informasi menjadi berita oleh wartawan, penyuntingan berita oleh redaktur hingga tersaji kepada para pembaca menjadi perhatian utama mahasiswa FP UB ini.
Kunjungan mahasiswa semester dua ke Malang Post selain untuk memenuhi tugas mata kuliah Dasar Komunikasi, juga diharapkan agar mahasiswa pertanian ini nantinya dapat memberikan penyuluhan kepada para petani dengan teknik komunikasi yang tepat.
“Jadi nanti teman-teman yang kunjungan akan mereview berita, kemudian menganalisis isi berita. Kemudian dari situ mereka akan mengetahui pesan yang baik itu bagaimana,” ujar R.M. Hanggoro Raka Prakoso selaku koordinator assisten praktikum. (yan/mg7/sir)

Berita Lainnya :

loading...