Batas Waktu Bayar Listrik


Belakangan ini viral pesan berantai soal batas waktu pembayaran listrik PLN dimajukan, yang semula tanggal 20 menjadi tanggal 5. Pesan tersebut sempat membuat masyarakat dan pengguna jejaring sosial bertanya-tanya. Namun pihak PLN menegaskan, bahwa informasi tersebut bohong alias hoax.
Dari pesan berantai yang beredar lewat grup whatsapp, disebutkan bahwa mulai Maret 2019, pembayaran tagihan PLN dimajukan, dari yang awalnya paling telat tanggal 20, menjadi tanggal 5. Lewat tanggal tersebut akan kena denda.
"Sekadar info, mulai bulan Maret 2019 pembayaran tagihan PLN dimajukan. Biasanya paling lambat tanggal 20 tiap bulan, dimajukan ke tanggal 5. Pembayaran sesudah tanggal 5 sudah kena denda. Mohon bantu share kepada keluarga, tetangga, teman-teman. Indahnya berbagi," demikian bunyi info tersebut.
Terkait hal itu, PT PLN (Persero) membantah lewat akun twitter resminya. PLN menegaskan, batas pembayaran listrik paling lambat tanggal 20 setiap bulan, atau tidak berubah menjadi tanggal 5 seperti info yang beredar.
"Tidak ada perubahan kebijakan tentang batas waktu pembayaran listrik. Saya tekankan bahwa berita tersebut adalah bohong atau hoax, mohon warga tetap mengacu kepada kebijakan yang ada dan selalu tertib dalam membayar listrik," kata EVP Communication adn CSR PLN, I Made Suprateka.
Made menambahkan, yang berubah adalah penerimaan pembayaran, yang sudah bisa dimulai tanggal 2 setiap bulannya. Batas tetap tanggal 20, lewat tanggal itu akan dikenakan denda.(imm/lim)

Berita Lainnya :