Gempa Malam Tahun Baru 2020


Kabar tentang soal potensi gempa di malam tahun baru kembali beredar di media sosial. Kabar ini beredar dalam bentuk video di akun YouTube All Video Project. Akun ini mengunggah video berita dari iNews TV yang membahas penanganan gempa berjudul "Gempa Megathrust Ancam Ibu Kota".
Akun YouTube ini kemudian menambahkan sebuah narasi dalam akun yang diunggahnya. "Malam Tahun Baru 31 Desember 2019 pukul 24.00 akan terjadi GEMPA dan TSUNAMI di Seluruh Indonesia". Video yang diunggah akun YouTubeAll Video Project telah 44.766 kali ditonton dan 178 kali mendapat komentar warganet.
Setelah ditelusuri, kabar tentang malam tahun baru 2020 tepatnya 31 Desember 2019 yang bakal diguncang gempa ternyata tidak benar. Narasi dan video yang digunakan serupa dengan kabar hoax sebelumnya yang menyebut, gempa dan tsunami besar pada malam pergantian tahun 2019 lalu.
Selain itu BMKG pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak termakan informasi palsu atau hoax terkait gempa, khususnya pasca-lindu di Banten yang guncangannya sampai di Ibu Kota pada Jumat malam, 2 Agustus 2019.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikornita Karnawati meminta masyarakat untuk tenang dan tidak mudah mempercayai informasi hoax terkait gempa Banten M 7,4 yang dampaknya terasa hingga ke Jakarta. "Masyarakat tetap tenang, jangan percaya informasi hoax yang sumbernya tidak jelas,” tulisnya, melalui akun resmi BMKG.
Narasi yang disampaikan akun YouTubeAll Video Project dalam video yang diunggahnya tidak sesuai dengan fakta sebenarnya yang disajikan dalam video iNews yang membahas penanganan gempa berjudul "Gempa Megathrust Ancam Ibu Kota".
Pembuat klaim menggunakan video dari media arus utama (mainstream) dan menambahkan narasi dusta. Mirip yang dilakukan penyebar hoax yang menyebut gempa dan tsunami besar akan melanda pada malam pergantian tahun 2019 lalu.(imm/lim)