Hoax, Diskotik Halal di Jeddah


BEBERAPA hari yang lalu sempat diramaikan dengan pemberitaan yang mengklaim bahwa akan dibukanya "Diskotik Halal" di Jeddah, Arab Saudi. Bahkan di situs Twitter muncul tagar #ديسكوفيجده yang berarti "Disco in Jeddah" yang memperparah kesalahpahaman. Padahal faktanya, yang akan dibuka bukan "Diskotik halal", melainkan adalah kafe "high-end" atau mewah.
Diketahui klaim berita pembukaan "Diskotik Halal" tersebut berasal dari salah satu media di Inggris bernama al-araby.co.uk yang mengutip dari media Arabian Bussiness. Padahal berdasarkan artikel aslinya, tidak ada satu kata pun yang menyebutkan bahwa yang dibuka adalah "Diskotik".
Mengutip dari Arabian Bussiness yang mewawancarai CEO Addmind Hospitality Group bernama Tony Habre yang mengatakan bahwa klub malam bernama White yang sebelumnya telah dibuka di Dubai dan Beirut akan dibuka di Jeddah, Arab Saudi sebagai Kafe high-end, bukan Diskotik.
Tony Habre menyebutkan bahwa pihaknya sudah membicarakan pembukaan kafe White ini bersama Keluarga Kerajaan Arab Saudi, namun belum ada persetujuan.
"We haven’t signed yet. We’re talking to some people… White café will be more high-end… with high end decoration," ujar Habre.
Pemerintah Saudi melalui Otoritas Hiburan Umum (GEA) mengatakan, mereka menutup tempat itu. GEA dalam pernyataannya di Twitter yang dikutip dari Arab News mengaku kecolongan, karena seharusnya izin tempat tersebut bukanlah kelab malam.
"Berdasarkan informasi yang diperoleh GEA, acara itu melanggar prosedur legal dan peraturan, dan tidak mendapatkan izin," ujar pernyataan GEA.
"GEA awalnya mengeluarkan izin untuk acara lain. Penyelenggaranya memanfaatkan perpanjangan izin itu untuk melakukan pelanggaran serius yang tidak bisa diterima ini," lanjut GEA.(agp/lim)