Hoax, Kemenag Ganti Surah Al Kafirun


Informasi yang beredar makin aneh-aneh. Beredar informasi di Facebook bahwa Surah Al Kafirun diganti oleh Kementerian Agama (Kemenag) dengan kata Non Muslim. Adalah akun Qowiyah Althafunnisa adalah penyebar informasi tidak benar alias hoax itu.
Akun itu mengunggah tangkapan foto yang bergambar Menteri Lukman Hakim Saifuddin dengan judul Menag: Revisi Terjemahan Al Qur’an Siap Dicetak, Surah Al Kafirun Sudah Kami Ganti dengan Kata Non Muslim. Dalam unggahan juga disematkan sebuah caption yang provokatif.
“Astaghfirullah….Allah Ya Kariim.. Ente bahlul !!! Orang ini Waras apa tidak ya,,, Sudah Tidak Bisa Didiamkan Rezim ini, #salamakalsehat”
Unggahan hoax itu tentu membuat warganet heboh. Postingan itu telah dibagikan sebanyak 266 kali. Untuk cegah semakin meluasnya informasi itu, selang dua hari kemudian Kemenag melalui akun resminya http://balitbangdiklat.kemenag.go.id memberikan klarifikasinya dan memastikan bahwa informasi itu hoax.
Dalam klarifikasi tersebut dijelaskan bahwa Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) di bawah Kemenag memang tengah melakukan revisi terjemahan Al-Qur'an. Hal itu sudah dilakukan sejak tahun 2017. Proses kajian dan revisi terjemahan masih berlangsung dan hasilnya akan diseminarkan terlebih dahulu oleh Ulama Alquran di Indonesia sebelum disahkan.
Nama surat Al-Kafirun tetap, tidak ada perubahan. Sebab, itu memang nama surat dan tidak termasuk kajian dan pengembangan terjemah Al-Qur'an. (mg2/lim)