Hoax Surat Kemenkes Biodata Tenaga Medis


AKHIR-akhir ini, di beberapa media sosial, baik twitter maupun whatsApp, telah beredar surat yang ditujukan kepada kepada Direktur Rumah Sakit Vertikal dan Rumah Sakit Umum (RSU) untuk menyampaikan data tenaga medis dan non medis Rumah Sakit.
Surat tersebut menggunakan kop surat yang mengatasnamakan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia. Kemudian, surat dengan nomor K/11/25/M9.6/2019 ini juga menginformasikan bahwa permintaan data tenaga medis dan non medis rumah sakit tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 Tahun 2014, tanggal 28 November 2014.
Tak hanya meminta informasi mengenai tenaga medis dan non medis rumah sakit, surat tersebut juga bermodus ingin memastikan kebenaran dan ketepatan untuk Sistem Informasi Rumah Sakit Online (SIRS Online) Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI.
Dalam surat tersebut, juga menerangkan bahwa pihak rumah sakit diwajibkan melaporkan identitas rumah sakit, struktur organisasi, biodata tenaga medis dan non medis, dan lampiran laporan edaran yang nantinya dikirimkan ke email database.ditjen.yankes.kemenkes@gmail.com.
Namun, ternyata keberadaan surat tersebut tidak sepenuhnya benar alias hoax. Analis Kebijakan Ahli Utama (AKAU) Kemenkes, Untung Suseno Sutarjo menegaskan bahwa surat tersebut merupakan hoaks. "Saya mendapatkan surat itu melalui pesan di WhatsApp, sekitar seminggu yang lalu," ujar Untung.
Oleh karena itu, agar surat tersebut tidak menimbulkan informasi yang salah lebih luas, Untung mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah memepercayai surat itu. "Ketika mendapat informasi apapun, masyarakat sebaiknya melakukan kroscek terlebih dahulu. Jangan mudah termakan hoax. Surat serupa tahun lalu juga beredar," tandas dia. (tea/mar)

Berita Lainnya :