Hoax, Tes Kehamilan Dengan Pasta Gigi !!


Baru-baru ini banyak beredar kabar di kalangan ibu-ibu atau dunia parenting mengenai tes kehamilan dengan menggunakan pasta gigi. Bahkan kabar yang sempat santer di berbagai media kabar tersebut pernah diunggah oleh beberapa akun di YouTube dengan memperlihatkan langkah-langkahnya.
Dalam keterangannya, pertama urine dicampurkan dengan pasta gigi. Setelah itu dilihat apa yang terjadi. Jika ada perubahan menjadi kebiruan dan kemudian menimbulkan busa, itu berarti menunjukkan positif hamil. Namun jika tidak beraksi apapun, itu artinya tidak hamil.
Apakah cara seperti itu benar dan terbukti akurat? Tentu ini butuh keterangan dari para ahli.
Menanggapi kabar tersebut, Dokter Spesialis Obstetri Dan Ginekologi, dr Budi Wiweko, SpOG(K), MPH menegaskan bahwa hal itu tidaklah benar. Menurutnya, hormon chrorionic gonadotropin (HCG) tidak bisa dites dengan pasta gigi. Secara ilmu kedokeran itu merupakan kemustahilan yang dibuat-buat. "Hoax itu. Bagaimana bisa HCG dites pakai pasta gigi?" katanya dalam akun twiter miliknya, Kamis (17/1).
Pada dasarnya, tes kehamilan menggunakan urine yang mengandung hormon HCG. Dokter yang akrab disapa Iko itu menjelaskan, pada orang hamil hormon HCG diproduksi oleh calon plasenta bayi. "Kalau hamil HCG-nya di atas 25," tambahnya.
Menrut dr Iko, urine yang dicampur dengan pasta gigi dan berubah menjadi kebiruan itu akibat adanya perubahan pH urine yang asam sehingga menimbulkan suatu reaksi disertai dengan munculnya busa. “Jadi harus diteliti kalau ada wacana yang bersinggungan dengan hal yang serius. Jangan gampang percaya dengan kabar yang tidak pasti kebenarannya,” kata dia. (imm)

Berita Lainnya :