Lazada Beri Hadiah Rp 125 Juta


MALANG – Sebuah pesan SMS masuk ke handphone para user secara acak. SMS yang mengatasnamakan Lazada, siap memberikan hadiah uang RP 125 juta, untuk merayakan hari ulang tahun Lazada. SMS ini pun menunjukkan bahwa penerima SMS, adalah pemenang hadiah ulang tahun ke 7, dan harus mengakses situs tertentu.
Narasinya adalah, Lazada Birthday, jual beli online nomor 1, ucapkan selamat, anda terpilih sebagai pemenang, jutawan Rp 125 juta, ID MP47AD7, birthday 7 th Lazada. Info, www.gebyar-lazada.gg. SMS tentang hadiah Lazada Birthday sebesar Rp127 juta yang mencantumkan laman www[dot]gebyar-lazada[dot]gg bukan berasal dari Lazada.
CMO Lazada Indonesia, Monika Rudijono menegaskan bahwa semua konten yang diadakan oleh Lazada, akan diumumkan pada akun resmi Lazada Indonesia. Serta, media-media yang terdaftar di dewan pers. Tidak akan ada, SMS dadakan, seakan-akan memilih pemenang secara langsung ke nomor telepon pemilik akun.
“Semua konten dan kuis yang kami adakan hanya dilakukan dan diumumkan pada akun resmi Lazada Indonesia, serta media online, cetak, radio dan TV yang terakreditasi dan terdaftar di Dewan Pers Indonesia,” ungkap Monika.
Karena itu, Monika menegaskan, Lazada meminta kepada masyarakat untuk tidak terkecoh dengan segala penipuan yang mengatasnamakan Lazada. Karena, informasi apapun, akan muncul di aplikasi Lazada maupun media cetak elektronik terdaftar di dewan pers Indonesia. Dia juga meminta masyarakat tidak mentransfer uang maupun dana dalam nominal berapapun.
“Lazada menghimbau agar masyarakat untuk tidak melakukan transfer dana dalam nominal berapapun, dan ke akun yang mengatasnamakan Lazada,” sambungnya. Akun resmi media sosial Lazada antara lain Facebook @LazadaIndonesia, Twitter @LazadaID, Instagram @lazada_id dan Youtube Lazada Indonesia.
Meski demikian, Monika tidak membantah bahwa Lazada sering mengadakan kuis untuk konsumennya. “Lazada akan selalu berusaha meningkatkan pelayanan dan senantiasa mengadakan kegiatan-kegiatan seru seperti kontes dan kuis,” jelas Monika.
Kasubbag Humas Polres Makota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni meminta masyarakat, saring sebelum sharing. “Sebelum mengirimkan informasi, sebaiknya dipikir dahulu secara matang, karena bisa saja hoax. Serta, jika ada informasi yang masuk, maka sebaiknya dikonfirmasi, cek ricek ke official site maupun pihak berwajib dan berkompeten, untuk mengetahui validitas dan faktualitas info,” tutupnya.(fin/lim)